oleh

Wafi Mulai Tebar Sinyal Kuat, “Dari Kita Untuk Kita” Menuju Pilkades Sidowangi 2027

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Peta politik menuju Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Banyuwangi 2027 mulai menarik perhatian masyarakat. Di Desa Sidowangi, Kecamatan Wongsorejo, nama Wafi semakin santer diperbincangkan setelah secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi tersebut.

Menjelang Pilkades 2027, Wafi mulai intens melakukan silaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat. Sejumlah tokoh masyarakat di beberapa wilayah Desa Sidowangi mulai ditemuinya, termasuk para tokoh di Dusun Pancoran maupun Dusun Pinggir Papas.

Ditemui di kediamannya usai melaksanakan sholat Jumat, 4 September 2026, Wafi mengaku semakin mantap untuk melangkah sebagai calon Kepala Desa Sidowangi.

“Insya Allah, semakin mantap. Alhamdulillah, dukungan juga banyak mengalir. Kian hari warga menyampaikan dukungan sekaligus harapannya. Saya juga sudah bersilaturahmi dengan para tokoh di Dusun Pancoran maupun Dusun Pinggir Papas,” ungkap Wafi.

Nama Wafi sendiri mulai mencuat sekitar empat bulan terakhir. Sejumlah warga mulai memperbincangkan sosoknya sebagai salah satu figur yang berpotensi ikut meramaikan Pilkades Sidowangi 2027.

Bagi Wafi, keinginannya maju bukan semata-mata mengejar jabatan. Ia mengaku telah mempertimbangkan langkah tersebut sebagai bagian dari perjalanan pengabdian agar keberadaannya dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Kalau dirasa saya bisa bermanfaat untuk orang banyak, kenapa tidak. Memang peran menjadi kepala desa tidak mudah. Tetapi karena banyak keluhan dan harapan warga agar desa ke depan lebih baik, saya ingin menawarkan perubahan,” tegasnya.

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian Wafi di antaranya peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, transparansi pengelolaan keuangan desa, pengembangan ekonomi dan UMKM, hingga menciptakan lingkungan desa yang aman dan nyaman.

Menurutnya, berbagai aspirasi masyarakat tersebut nantinya akan menjadi bahan penting dalam menyusun arah pembangunan apabila dirinya mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Dari sisi pengalaman, Wafi bukan sosok yang asing dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Ia pernah dipercaya sebagai Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) PNPM Mandiri Perdesaan periode 2009–2014.

Selain pengalaman dalam pemberdayaan masyarakat, Wafi juga aktif dalam kegiatan keagamaan. Ia tercatat aktif sebagai Rois Suriyah NU Ranting Sidowangi serta rutin mengajar mengaji anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya.

Meski mengaku bukan berasal dari kalangan elit, Wafi menyebut justru dukungan dan dorongan masyarakat yang semakin menguatkan langkahnya untuk maju.

Ia pun memilih mengusung semangat “Dari Kita, Untuk Kita” sebagai gambaran bahwa pembangunan desa menurutnya harus berangkat dari kebutuhan masyarakat dan kembali memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Makanya, saya sudah mulai menjaring aspirasi warga. Aspirasi itu nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan,” pungkasnya.

(Venus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *