oleh

Acara Tahunan Kaliploso Horti Carnaval (KHC) Bakal Digelar Setelah Mati Suri Karena Pandemik Covid – 19

BANYUWANGI – Kaliploso Horti Carnaval (KHC) kembali digelar setelah dua tahun ditiadakan karena pandemik. Esok, tanggal 12 Oktober 2022 kegiatan hajatan tahunan itu dilaksanakan dilapangan Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Jawa Timur.

Dalam pelaksanaan KHC, masing-masing warga dari setiap RT akan menampilkan kreasi dalam bentuk sebuah karya kostum dari hasil bumi. Seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan dedaunan. Selasa (11/10/2022).

Kepala Desa Kaliploso Rudi Hartono meyampaikan, Kalilploso Horti Carnival (KHC), segera dilaksanakan setelah vakum karena pandemik Covid – 19. Dimulai pukul 13.00 wib, dari lapangan desa hingga Dusun Kalirejo, jarak yang ditempuh kurang lebih 4 kilometer.

“Ini awal kita laksanakan kembali KHC setelah vakum karena pandemik. Masyarakat nantinya akan berjalan sejauh kurang lebih 4 kilometer dari Lapangan Desa Kaliploso hingga ke batas Desa Tambakrejo. Dimulai dari pukul 13.00 WIB,” ucapnya.

Foto : Warga Dusun Plosorejo sedang gotong-royong membuat bahan baju dari kulit jagung. (Doc,Rony subhan).
Foto : Warga Dusun Plosorejo sedang gotong-royong membuat bahan baju dari kulit jagung. (Doc,Rony subhan).

Menurut Rudi, dalam pelaksanaan KHC, dari 8 Rw yang ada didesa masing – masing akan dibagi menjadi 8 kelompok. 1 kelompok pesertanya kurang lebih 100 sampai 200 orang, total peserta yang ikut memeriahkan hajatan tahunan, tahun ini mencapai 1000 peserta.

“Tahun ini awal digelar kembali acara KHC, peserta yang ikut memeriahkan hampir 1000 orang, itu dari tingkat TK, SD/MI dan umum. Untuk anak – anak jarak tempuhnya hanya 2 kilometer.” Jelas Rudi kepada Jurnalnews.com.

Foto : Warga Desa Kaliploso menunjukan baju dari bahan kulit jagung yang sudah melalui proses pengeringan dan pewarnaan. (Doc, Rony subhan).
Foto : Warga Desa Kaliploso menunjukan baju dari bahan kulit jagung yang sudah melalui proses pengeringan dan pewarnaan. (Doc, Rony subhan).

Konsep kita, kata Rudi, adalah mengeksplor hasil pertanian karena sebenarnya KHC itu kata lain dari Konselidasi masyarakat. Kita ini sedang belajar guyub belajar rukun dan bergotong-royong.” Terangnya.

Saat ini lanjut Rudi, warga bersama -sama membuat kostum yang bahanya tidak beli tinggal ambil di ladang, jadi saat membuat mereka bisa tukar pikiran tukar pendapat. nah ini sedang kita ciptakan, itu juga salah satu input dari KHC.” Uangkapnya.

“Murah maca e, karnaval itu gak perlu mahal – mahal, daun ditempel ditopi dan baju sudah bisa ikut karnaval jadi gak perlu sewa kostum mahal – mahal.” Tambah Rudi.

Foto : Warga Dusun Plosorejo menunjukan baju yang sudah jadi. (Doc, Rony subhan).
Foto : Warga Dusun Plosorejo menunjukan baju yang sudah jadi. (Doc, Rony subhan).

Sementara itu, diwaktu yang berbeda,  warga sedang bergotong – royong bantu membantu menciptakan kostum dari bahan alam yaitu hasil tani. Mereka menggunakan daun, buah dan pohon serta tangkai dari hasil pertanian yang mereka tanam.

Sunaryo, salah satu warga mengaku, untuk membuat satu kostum yang sederhana tidak menghabiskan banyak waktu, satu hari bisa menyelesaikan 2 kostum untuk anak – anak yang bahannya dari daun.

“Satu hari bisa membuat 2 pakaian untuk anak – anak, bahanya dari daun yang sudah diwarna dan dikeringkan.” Terang Sunaryo.

Foto : Warga Desa Kaliploso menunjukan baju buatanya yang siap ikut karnaval. (Doc, Rony subhan).
Foto : Warga Desa Kaliploso menunjukan baju buatanya yang siap ikut karnaval. (Doc, Rony subhan).

Warga lain, Mbok Ginten, mengaku soal bahan mudah didapat karena warga Desa Kaliploso kebanyakan bekerja sebagai petani. Bahan seperti kulit jagung, buah naga dan buah jeruk mudah didapat.

“Kita tidak kesulitan soal mencari bahan, ditempat kami melimpah cuman proses pewarnaan dan pengeringan butuh waktu.” Jelasnya.

Rista, Anak Mbok Ginten akan menjadi peserta saat acara Karnaval (KHC) yang akan digelar esok hari nanti. Rista mengaku senang KHC digelar lagi setelah pandemik menghentikan acara tahunan itu.

“Trima kasih kita bisa berkarya lagi, dan besok karya kita akan tampil di acara pagelaran tahunan Desa Kaliploso.” Ujar Rista sambil tersenyum menjelaskan kepada wartawan. (Ron//JN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *