BANYUWANGI – PT Merdeka Copper Gold Tbk, merampungkan program bedah rumah diwilayah ring satu Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran. Banyuwangi. Jawa Timur. Senin (11/02/2022).
PT Merdeka Copper Gold Tbk, adalah induk dari PT Bumi Suksesindo, perusahaan itu bergerak di pertambangan emas bukit tumpang pitu di Banyuwangi Selatan.
Program bedah rumah yang dikerjakan beberapa bulan lalu adalah bentuk coperate sosial responcibility (CSR) kepada warga kurang mampu diwilayah ring 1.
Program itu bentuk komitmen perusahaan dalam memberi manfaat, pemberdayaan kepada masyarakat disekitar perusahaan pertambangan emas.
Ditandai dengan dipasangnya sebuah banner yang bertuliskan, ucapan terimakasi, Program Bedah Rumah dari PT Bumi Suksesindo (BSI), maka menandakan pekerjaan bedah rumah selesai.
Diketahui ada 3 rumah yang selesai dikerjakan dalam program itu, salah satunya diwilayah Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran.
“Ada Tiga rumah yang selesai dibedah,”kata pelaksana program, Wijiyanto.
Rumah yang dibedah antara lain milik, Resak, Ketang dan Saminah. Tiga orang tersebut terbilang kurang mampu sebelumnya rumah yang mereka menghuni tidak layak, kini sudah kelihatan bagus setelah mendapat bantuan bedah rumah.
Pembangunan disetiap rumahnya menghabiskan waktu hingga 20 hari, hal itu dikarenakan kondisi cuaca yang kurang mendukung juga adanya keterlambatan bahan material.
Dengan selesainya program bedah rumah pelaksana maupun penerima program merasa sangat bersyukur karena program dari perusahaan dapat langsung dirasakan oleh warga masyarakat.
“Baik penerima maupun pelaksananya adalah warga setempat, sehingga besar manfaat yang kita rasakan,” kata Wijiyanto.
Dalam merealisasikan 1 unit rumah perusahaan menyiapkan anggaran sebesar 35 juta. Ditambah kebutuhan kayu untuk daun pintu, cendela, gawang dan kerangka atap.
Meski selesai, menurut Wijiyanto, masih ada beberapa rumah lagi yang akan diusulkan untuk dibedah. Para penerima baru ini tidak berbeda penerima manfaat sebelumnya.
“Mereka itu masuk kategori warga kurang mampu yang layak untuk mendapatkan bantuan juga,” kata wijiyanto. (Ron//JN).


Komentar