BANYUWANGI, Jurnal News – Dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPD) dan kegiatan Bulan Menanam Nasional (BMN), juga upaya untuk mengawal dan menyuksukeskan kegiatan tanaman tahun 2022.
Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan menggandeng Dinas dan instasi terkait melakukan starting penanaman pohon dilahan milik Perhutani.
Seremoni Gerakan Menanam Pohon bersama ini dihadiri Administratur Perhutani KPH Banyuwangi, beserta jajaran Dinas dan Instansi terkalt yaitu Kejaksaan Negerl Banyuwangi, PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero), PTPN XII, Peru Buloq Kancab Banyuwangi, Lapas Kelas IIA Banyuwangi, BNI Cab Banyuwangi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Ketenagakerjaan Banyuwangi, BRI Cab Banyuwangi, Rayyan Internasional, Adhyaksa Tenis dan Riding Club dan seluruh Muspika Kecamatan Purwoharjo serta Kepala Desa Se Kecamatan Purwoharjo.

Kegiatan Gerakan Menanam Pohon bersama itu berlokasi diwilayah KPH Banyuwangi Selatan, yang dipusatkan di petak 54d RPH Gaul BKPH Karetan. Pada hari Selasa 08 November 2022.
Administratur (Adm) Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Panca Putra Maju Sihite, S.Hut, Msc, menyampaikan kegiatan penanaman tersebut seluas 777!L Ha dengan jumlah bibit sebanyak 41L. 772 plances (pohon), tersebar di 7 BKPH.
Penanaman itu melibatkan masyarakat desa hutan dalam wadah LMDH, KTH, Gapoktanhut selaku mitra kerja Perhutani.
“Itu semua Program Kemitraan Kehutanan, dalam hal ini masyarakat babatan menanam tanaman pertanian tumpangsari, diantara tanaman kehutanan dan dari hasil kemitraan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan,” jelasnya.
Kegiatan penanaman itu kegiatan rutin setiap tahun bahkan merupakan salah satu kegiatan dalam pengelolaan hutan sebagaimana yang diamanahkan Pemerintah dan juga merupakan rangkaian kegiatan dalarn rangka melestarikan hutan.
Sebagaimana telah diatur dalam Rencana Pengaturan Kelestarian Hutan (RPKH), dengan pola sederhana yang dapat digambarkan bahwa kalau menebang pohon 10 Ha diimbangi dengan menanam pohon 10 Ha.
“Kegiatan ini bertujuan sebagai rehabilitasi atau fungsi perlindungan dan fungsi ekonomi karena pada kegiatan penanaman tidak terlepas dengan keterlibatan masyarakat sekitar hutan yang terwadahi dalam LMDH melalui program Kemitraan kehutanan (Perhutanan Sosial) dengan demikian pengelolaan hutan yang meliputi aspek ekologi, ekonomi dan sosial dapat berjalan secara seimbang yang berimplikasi Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera.” Kata Panca.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Mohammad Rawi SH, M.H, meyampaikan bahwa Gerakan menanam pohon bersama di wilayah Perhutani KPH Banyuwangi Selatan merupakan bentuk Sinergitas, peduli dan tanggung jawab bersama atas kelestarian hutan dan ekosistem.
“Ini sebuah bentuk sinergitas kepedulian dan tanggung jawab bersama atas kelestarian hutan dan ekosistemnya agar bermanfaat bagi semua,” jelas M.Rawi.
“Kegiatan ini upaya mendukung hari Menanam Pohon Indonesia,” bebernya.
M.Rawi menyampaikan trimakasih atas berkenaan mengadakan giat gerakan menanam pohon bersama,”kami turut ikut peduli akan kelestarian hutan dan alam, mari kita jaga kekompakan dan kebersamaan untuk Banyuwangi lebih baik.” Tuturnya, saat menyampaikan pidatonya diacara yang digelar dilahan milik Perhutani.

Kegiatan bersama instansi terkait itu bertujuan dalam menyambut hari Menaman Pohon Indonesia. Setelah acara seremoni selesai semua peserta kegiatan turun kelahan untuk bersama sama melakuakan penanaman pohon.
Reporter : Rony
Editor : Subhan


Komentar