Di tengah rimbunnya hutan pinus dengan gemericik air ditambah dengan sejuknya udara, menambah daya tarik tersendiri dari air terjun Legomoro. Terletak di Dusun Sumber Mulyo Desa Margo Mulyo Kecamatan Glenmore, tempat wisata yang dibuka untuk umum sejak 2017 silam, saat ini sudah mulai kembali bergeliat.
Endang Purwati selaku Marketing kepada tim Keboundha Minggu (04/12/2022) menjelaskan, sejak dibukanya kembali tempat wisata di Banyuwangi, air terjun Legomoro menjadi salah satu jujugan wisatawan baik dari dalam maupun luar Kabupaten Banyuwangi. Namun pihaknya tetap memberlakukan prokes ketat kepada para pengunjung.

Sejak pandemi, air terjun Legomoro tutup sementara. Hal ini mengakibatkan kurang terawatnya fasilitas yang ada. Endang menambahkan, bahkan banyak gubuk yang dulunya diginakan sebagai warung ambruk dan pekerja banting setir mencari penghasilan lain. “Dampak pandemi sangat kita rasakan. Tempat ini tutup, banyak gubuk ambruk dan pekerjanya banyak yang mencari pekerjaan lain, ” ungkapnya.

Namun saat ini dirinya bersukur, dengan dibukanya kembali tempat wisata khususnya di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini, pengunjung di hari weekend bisa mencapai 500-1.000 orang.
Menurur Endang, kedepannya air terjun yang berada di kawasan Perhutani RPH Sumber Manggis BKPH Glenmore KPH Banyuwangi Selatan saat ini memiliki beberapa fasilitas diantaranya kamar mandi, kolam, taman, gazebo dan kantin. Kedepannya pihak pengelola akan menambah fasilitas penunjang diantaranya aula yang saat ini sudah dibangun namun belum selesai 100 persen. “Untuk kedepan sudah ada planing, yaitu akan didirikan taman hewan, petik pakis masak ditempat dan kolam ikan konsumsi, ”pungkasnya.(AM)


Komentar