oleh

Pembukaan Pameran Seni Rupa Satu Sama

Polo Pendhem Berhiaskan Duet Gandrung Temu Dan Barong Osing menghiasi acara pembukaan Pameran seni rupa di Pelataran Tamansuruh dusun Wonosari Desa Tamansuruh Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi-Jatim Senin,  (26/12/2022).

Barong Osing yang merupakan hewan mitologi dan dipercaya sebagai pengejawantahan leluhur masyarakat Osing, Itulah sebabnya Barong Osing mempunyai peran penting dalam berbagai ritual adat pada masyarakat penyangganya.
Pembukaan Pameran Seni Rupa karya 9 perupa komunitas SATUSAMA mengangkat tema “Polo Pendhem”, aura magis sangat terasa saat Barong menggerakkan mulut yang mengeluarkan bunyi “thok thok thok” bersamaan lantunan melankolis suara terbaik yang khas dari Gandrung Temu dengan syair berisi mantra doa.
Semua mata pengunjung Pembukaan Pameran seolah ditarik oleh magnit dekoratip Barong Osing dari komposisi lima warna, ia menari dengan gerak – gerak sederhana namun sangat mempesona.

Pameran dibuka Teguh Eko Rahadi selalu Kepala Desa dan Kang Teguh mengatakan “Saya sangat senang Pemeran diselenggarakan di Desa Tamansuruh yang saat ini sebagai Desa tujuan wisata baik Wisatawan domestik maupun international, ” katanya.

IMG-20221227-WA0040

Pembukaan Pameran dihadiri Kepala Desa Tamansuruh, DKB (Dewan Kesenian Blambangan), para Seniman, para Budayawan, Ketua Umum Kopat Banyuwangi Wowok Meirianto, dan para tamu Undangan lainnya. Aekanu Hariyono seorang Pengamat Budaya Osing dan Salah satu Pengurus Kopat (Komunitas Osing Pelestari Adat Tradisi) Banyuwangi, mengatakan disela sela Pameran “Top dan sangat inspiratif serta edukatif, ini adalah perupa perupa yang berjiwa pandito pandawa, ” cetusnya.

Pameran dibuka untuk umum dari tanggal 26 desember Sampai 1 Januari 2023, dan diikuti oleh perupa diantaranya Ben Hendro, Elyezer, Fafan Ariyadi, Lilok Winardi, N. Kojin, Sarwo Prasojo, Susilowati dan Troy Herman.
(AWI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *