oleh

Tutup Tahun 2022 dengan Kesuksesan Pameran Cemeng Putih

Penyelenggaraan pameran seni rupa cemeng putih di Gedung Juang 45 yang telah dilaksanakan selama 5 hari, bermanfaat dalam rangka menumbuhkan perkembangan seni rupa di Kabupaten Banyuwangi di tahun 2023 mendatang.

Sebelum prosesi penutupan, para pelukis masih sempat melakukan demo melukis model.

“Usai melukis model, para perupa makan bersama menu tumpeng yang digelar diatas pelepah pisang, momen di sini memang spesial, khususnya saat sore hari, “tegas Fatah Yasin Noor, penyair Banyuwangi.

IMG-20230101-WA0105

Syukur Alhamdulillah pameran seni rupa “Cemeng Putih” selesai hari ini, menjelang Magrib, Sabtu, 31 Desember 2022. Ditutup dengan makan bersama. Nasi putih digelar di atas daun pisang memanjang sekian meter dengan sekian lauknya. Sambal kacang dan sambal goreng ranti yang luarbiasa. Kepulan nasi panas punel mengundang selera.

“Segala puji kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kerupuk dan pecel pitik. Urap-urap dan tahu tempe. Saya lirik Kent Ali makan dengan lahapnya. Nikmat mana yang ingin kau dustakan? Saya kuatir ia makan lupa bismillah, “tulis Fatah

Meski hujan yang mengguyur Banyuwangi sejak siang sudah reda, tetapi awan putih masing menutup langit hingga tak memberi kesempatan matahari menampakkan diri sebelum bergeser ke balik ufuk.Namun, para seniman seakan tak kehilangan rasa gembira. Mereka tetap antusias menikmati menu sederhana dengan hikmat.

IMG-20230101-WA0114

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelenggaraan pameran lukisan seni rupa ini baik kepada Pemkab Banyuwangi melalui Disbudpar Kabupaten Banyuwangi, para donatur, Owner Langgar Art, Owner Waroeng Kemarang maupun pada ketua wilayah Forum Perupa Banyuwangi ( FPB ) wilayah Banyuwangi, Rogojampi, Genteng dan Pesanggaran , para perupa se Kabupaten Banyuwangi dan para simpatisan yang telah membantu secara finansial. Semoga tahun 2023 nanti , kita bersama-sama mengadakan pameran ini kembali, ” tegas Kanjeng Ilham Triadi di sela-sela penutupan Pameran seni rupa Cemeng Putih di Gedung Juang 45, Sabtu (31/12) malam.

Kebersamaan menutup pameran cemeng putih , meski dengan menu seadanya tapi mampu menggoreskan memori yg sulit terlupakan, kesempurnaan hanya milik Allah tempat kita menghamba …..
Aku hanya sepotong hidup yg sederhana, *timbul langsung dari pengalaman atas segala peristiwa yg terjadi, dan Aku telah melihat, merasakan segala keadaan disekitarku.* *ALLAH SUNGGUH TELAH MENYAYANGI DAN MENGASIHI KU*.Swaraning Dandang ing wanci Lingsir, ” harap Ilham

Pelaksanaan Pameran seni rupa Cemeng Putih yang dimulai tanggal 27 hingga 31 Desember 2022.

Sementara Hasan Basri Ketua Dewan Kesenian Blambangan ( DKB ) berharap melalui pameran lukisan seni rupa ini bisa membangun komunikasi dan silaturrahim diantara pegiat seni rupa, sekaligus mampu memacu semangat pelukis terutama pelukis muda Banyuwangi untuk melahirkan karya seninya.

“Saya harapkan pegiat seni rupa melalui coretannya bisa menjadi salah satu bagian masyarakat yang mempromosikan segala potensi Kabupaten Banyuwangi baik itu budaya maupun wisatanya, kepada masyarakat di luar daerah, ” pungkas Hasan Basri.(Ilham)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *