Jurnal News. Sebagai penerus bangsa hendaknya kita dapat melanjutkan perjuangan para pahlawan kita yang terdahulu dengan semangat juang yang tinggi, dengan semakin meningkatkan semangat belajar dan memperingati hari kemerdekaan.
Untuk memeringati hari kemerdekaan Indonesia yang ke- 78 tahun ini, kepala sekolah SMA N 1 Glagah Drs. Panuri, SPd ., MM. bersama semua siswa- siswinya yang juga didampingi semua wali kelas masing- masing.menggelar aksi ‘ ANCAKAN KEMERDEKAAN’,

Ketika diwawancarai awak media PANURI menerangkan jika Sebutan’ Ancakan’ adalah simbol kerukunan . ‘Ancak ‘ itu sendiri terbuat dari pohon Bambu dan pelapah pisang ,dan menurut PANURI itupun ada maksud dan tujuan atau mengandung filosofi ,pohon Bambu atau orang Jawa menyebutnya pohon ‘ pring’ artinya peringatan atau kewaspadaan, sedangkan pelapah pisang,maksudnya adalah kita harus bisa meniru pohon pisang yang belum punah jika belum berbuah layaknya para pahlawan negeri ini dalam arti jika kita mau melawan bentuk penjajahan kita harus waspada dan harus berhasil dalam perjuangan itu,layaknya pohon ‘ pring’ dan pohon pisang.
“Pring, itu artinya peringatan ,kita harus tetap waspada sebagai pelajar ,dan pohon pisang artinya jangan pernah punah jika belum mengaktualisasikan keberhasilan yang berguna bagi bangsa”, tegas PANURI, Jum’at, 18- 08- 2023.

Untuk itu, Panuri selaku kepala sekolah dengan adanya Festival Ngancak Kemerdekaan ini berharap dapat menumbuhkan jiwa cinta terhadap tanah air dan bisa terus mengingat para pahlawan kemerdekaan yang sudah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia serta membangun semangat untuk mengisi kemerdekaan sesuai dengan profesi minat dan bakat masing-masing anak, juga tidak meninggalkan kearifan lokal, “jelasnya.
“Harapan kita, semoga dengan Ancak kemerdekaan ini ada semacam cinta tanah air dan rasa penghormatan pada para pahlawan ,dan juga dapat meningkatkan minat – bakat siswa -siswi masing masing, ” pungkasnya.


Komentar