oleh

CV Almaghfirah, Pemegang Tender Rehap Pendopo Kecamatan Cluring Tidak Memasang Papan Nama Dengan Baik

-Berita-1.085 views

BANYUWANGI, Jurnalnews – Pembangunan ulang atap pendopo di Kecamatan Cluring telah dikerjakan oleh CV rekanan, CV Almaghfirah. Untuk konstruksi bangunannya, digunakan bahan baja ringan (Galfalon) sebagai alternatif pengganti kayu.

Keputusan itu sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang telah ditetapkan oleh instansi terkait, yakni Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi. Selasa (12/09/2023).

Foto : Posisi papan nama proyek bersandar ditembok pagar kecamatan cluring posisi tepatnya dibalik pohon. (Doc. Rony).
Foto : Posisi papan nama proyek bersandar ditembok pagar kecamatan cluring posisi tepatnya dibalik pohon. (Doc. Rony).

Hari ini, tanggal 12 September 2023, situasi di lapangan khususnya di pendopo kecamatan tidak menunjukkan adanya aktivitas pekerja. Kemungkinan besar, hari ini adalah hari libur.

Proses pengerjaan konstruksi menggunakan baja ringan, sesuai dengan gambar perencanaan, telah mencapai 30% dari keseluruhan pekerjaan. Struktur penyangga genting, yang juga dikenal sebagai kuda-kuda konstruksi platform, telah berhasil terpasang.

Salah seorang staf dari Kecamatan Cluring menjelaskan tentang keadaan pekerja proyek pembangunan rehabilitasi pendopo hari ini yang tidak terlihat melakukan pekerjaan.

“Hari ini memang tidak ada tanda-tanda aktivitas pekerja, mungkin mereka sedang berlibur,” ungkapnya.

Foto : Proyek rehap pendopo kecamatan Cluirng tampak hampir 30%. (Doc. Rony).
Foto : Proyek rehap pendopo kecamatan Cluirng tampak hampir 30%. (Doc. Rony).

Namun, sayangnya, pelaksana pemegang tender proyek rehabilitasi, yaitu CV Almaghfirah tidak melaksanakan pemasangan papan nama proyek dengan baik.

Informasi dilapangan, papan nama proyek yang sudah dipasang dalam pigura baja ringan hanya diletakkan di belakang pohon janda merana dan disandarkan ke tembok.

Seharusnya, papan nama tersebut dipasang di depan agar masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan informasi mengenai pembangunan tersebut.

“Ketika menggunakan dana Negara untuk pembangunan, penting untuk menjaga ketertiban. Papan nama proyek adalah informasi yang sangat berarti karena masyarakat memiliki hak untuk mengetahui,” ungkap Tatang, salah seorang warga.

Foto : Proyek pendopo kecamatan cluring tanpak depan. (Doc. Rony).
Foto : Proyek pendopo kecamatan cluring tanpak depan. (Doc. Rony).

Proyek rehabilitasi Pendopo Kecamatan Cluring saat ini sedang dijalankan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banyuwangi melalui CV Almaghfirah, dengan total anggaran sebesar Rp 194.308.000.

Pekerjaan ini diperkirakan akan berlangsung selama 90 hari, dengan harapan dapat selesai pada tahun 2023. Perlu diingat bahwa Pendopo Kecamatan Cluring sebelumnya mengalami kerusakan serius akibat runtuh.

Penulis : Rony Subhan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *