Banyuwangi – Tiga siswi MTs Al Imarah Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, mendapat perhatian dan bimbingan khusus dari para pendidik setelah berhasil lolos ke babak final ajang Piala Topaz Education tingkat Kabupaten Banyuwangi.
Bimbingan intensif ini diberikan sebagai bentuk persiapan menghadapi kompetisi tingkat Provinsi Jawa Timur, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika. Pihak sekolah berkomitmen untuk memaksimalkan potensi siswa agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Adapun tiga siswi berprestasi tersebut yakni:
- Siti Nur Lailyatil Husna, kelas IX, peraih medali perunggu bidang Matematika, asal Desa Bajulmati RT 02 RW 05 Krajan.
- Masrurutul Kamila, kelas IX, peraih medali perunggu bidang Matematika, asal Wongsorejo, Banyuwangi.
- Jurie Yana, kelas VII, peraih medali perunggu bidang Bahasa Inggris, asal Wongsorejo, Banyuwangi.
Kepala MTs Al Imarah, Hasan Maruf, mengungkapkan bahwa capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh siswa. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah memberikan perhatian lebih melalui program bimbingan khusus guna meningkatkan kesiapan siswa.
“Harapan kami, siswa yang berprestasi ini bisa menjadi motivasi bagi siswa lainnya. Oleh karena itu, kami memberikan tambahan bimbingan agar hasil yang diraih di tingkat provinsi nanti bisa maksimal,” ujarnya, Senin, 20 April 2026.
Lebih lanjut, Hasan Maruf juga menekankan bahwa meskipun MTs Al Imarah berada di lingkungan pesantren, namun tidak tertinggal dalam prestasi akademik, khususnya pada mata pelajaran umum.
“Prestasi ini membuktikan bahwa siswa kami mampu bersaing di bidang pelajaran umum seperti Bahasa Inggris dan Matematika. Ini menunjukkan bahwa pendidikan di lingkungan pesantren tetap mampu melahirkan siswa yang berprestasi,” tambahnya.
Dengan adanya bimbingan khusus tersebut, diharapkan ketiga siswa mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama sekolah serta daerah di tingkat Provinsi Jawa Timur. (Venus).


Komentar