Banyuwangi, Jurnalnews.com – Semangat gotong royong masyarakat dalam membangun jembatan penghubung antara Desa Sidowangi dan Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, terus mengalir. Meski progres pembangunan telah mencapai sekitar 75 persen, perjuangan warga untuk menuntaskan jembatan tersebut masih membutuhkan dukungan dan uluran tangan dari masyarakat.
Pantauan Jurnalnews di lokasi, Sabtu (8/8/2026), menunjukkan pembangunan jembatan terus dikebut oleh warga secara swadaya. Jembatan tersebut diharapkan nantinya dapat menjadi akses penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat dari Desa Sidowangi menuju Desa Bajulmati maupun sebaliknya.
Wakil Ketua Panitia Pembangunan, Satra, mengatakan hingga saat ini biaya yang telah dikeluarkan untuk pembangunan jembatan tersebut hampir mencapai Rp300 juta. Sementara dana swadaya yang berhasil terkumpul sekitar Rp280 juta.
“Alhamdulillah progres pembangunan jembatan sudah 75 persen dan dana yang sudah dikeluarkan hampir Rp300 juta, sedangkan pendapatan baru Rp280 juta. Sementara untuk pengerjaan pengecoran akan dilaksanakan jika dananya sudah terkumpul,” terang Satra.
Menurutnya, pembangunan jembatan sepenuhnya mengandalkan semangat swadaya dan gotong royong masyarakat. Karena itu, panitia masih berharap dukungan dari warga, khususnya masyarakat yang melintas maupun mereka yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan akses penghubung tersebut.
Dukungan warga pun tidak hanya berupa uang dan material bangunan. Sejumlah masyarakat turut memberikan berbagai kebutuhan untuk para relawan yang bekerja di lokasi, mulai dari tembakau untuk rokok, kopi, gorengan, hingga makanan ringan.
Bantuan sederhana tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus penyemangat bagi para pekerja yang rela meluangkan waktu dan tenaga demi terwujudnya jembatan yang nantinya akan dimanfaatkan bersama.
Dengan progres yang telah mencapai 75 persen, harapan warga untuk segera menyelesaikan pembangunan jembatan semakin besar. Namun, masih diperlukan tambahan dana dan material agar tahapan pekerjaan, terutama pengecoran, dapat segera dilaksanakan.
Panitia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu sesuai kemampuan. Sebab, jembatan ini bukan hanya dibangun dengan beton dan material, tetapi juga dengan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat.
(Venus)


Komentar