oleh

BUMDes Ongko Joyo Sumberkencono Unjuk Kualitas Pisang Cavendish di Kompetisi Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Potensi pertanian pisang Cavendish di Kecamatan Wongsorejo mulai mendapat perhatian di tingkat Kabupaten Banyuwangi. Hal ini terlihat dari keikutsertaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ongko Joyo Desa Sumberkencono dalam kompetisi tandan pisang Cavendish berkualitas yang digelar di Taman Blambangan, Banyuwangi, Sabtu (7/11/2026).

Kompetisi yang diikuti sebanyak 27 peserta mewakili petani dari sejumlah kecamatan di Banyuwangi tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Bulan Inklusi Keuangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang promosi potensi komoditas unggulan pertanian daerah, khususnya buah pisang.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Ir. Danang Hartanto, menyampaikan bahwa Banyuwangi memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas pisang. Menurutnya, melalui penerapan teknologi dan modernisasi pertanian, kualitas produksi pisang Banyuwangi diharapkan semakin meningkat.

Kompetisi pisang ini merupakan salah satu bentuk promosi bahwa Banyuwangi memiliki potensi pisang yang luar biasa. Dengan teknologi dan modernisasi, insyaallah Banyuwangi bisa kembali menjadi daerah penghasil pisang dengan kualitas yang lebih baik,” ungkap Danang.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari juara, melainkan menjadi wadah bagi petani untuk menunjukkan hasil budidaya sekaligus memperkenalkan kualitas pisang yang dihasilkan dari berbagai wilayah di Banyuwangi.

Dalam kompetisi tersebut, tim juri melakukan penilaian berdasarkan tujuh kriteria utama, meliputi penampilan dan bentuk buah, ukuran serta keseragaman buah, tingkat kematangan dan warna, kondisi fisik serta kesehatan buah, susunan sisir dan kerapatan buah, kebersihan, hingga bobot tandan dan jumlah buah.

Sementara itu, Direktur BUMDes Ongko Joyo Desa Sumberkencono, Supranto, yang mewakili petani Kecamatan Wongsorejo, mengungkapkan rasa bangga dapat mengikuti kompetisi tersebut dengan membawa hasil budidaya pisang Cavendish dari Desa Sumberkencono.

Menurutnya, keikutsertaan ini menjadi kesempatan berharga untuk memperkenalkan potensi pisang Cavendish yang dikembangkan masyarakat Wongsorejo ke tingkat kabupaten.

“ Kami atas nama BUMDes Ongko Joyo Desa Sumberkencono sangat bangga bisa mengikuti kompetisi pisang Cavendish di Banyuwangi. Pisang yang kami tampilkan ini merupakan hasil budidaya dari Desa Sumberkencono. Kami juga sangat bersyukur karena mendapatkan nominasi dalam kompetisi ini,” ujar Supranto.

Partisipasi BUMDes Ongko Joyo ini juga menjadi bukti bahwa desa memiliki peluang besar dalam mengembangkan potensi ekonomi berbasis pertanian. Dengan dukungan BUMDes, inovasi budidaya, serta peningkatan kualitas hasil panen, pisang Cavendish asal Sumberkencono diharapkan mampu semakin dikenal dan memiliki daya saing di pasar yang lebih luas. (Venus). 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *