Kampung Santri Bali yang beralamat di Jl. Sahadewa 06 bj. Pempatan desa Munggu, Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, pada hari Kamis 30 -12-2021 bertepatan malam jumat legi 25 Robiul Akhir 1443 H, kembali menggelar doa istigosah, bertepatan dengan haul Gus Dur yang ke-12.
Acara istigosah sebulan sekali yang menjadi agenda rutin MT.Mas Agung Wilis sudah berjalan sejak satu tahun yang lalu.
Khusus untuk malam Jumat legi, Kamis 30-12-2021 merupakan malam istimewa bertepatan Haul ke-12 tokoh nasional bapak dan guru bangsa Gus Dur/KH. Abdurahman Wahid di KSB juga hadir tokoh MWC dan PAC Muslimat NU kecamatan Mengwi. Beliau adalah Ketua Tanfidyah MWC NUH. Moh. Sugeng dan Ketua PAC Muslimat NU Sri Wahyuningsih yang keduanya merupakan pasangan suami istri terpilih dan dilantik bersama-sama tepat sebulan yang lalu.

Selain itu hadir juga Bendahara 2 MWC NU bpk. Anwar dan Sekertaris 2 Muslimat Ibu Endang Axioma turut mendampingi ketua masing-masing. Dalam sambutannya H. Moh Sugeng mengucapkan terimakasih kepada panitia (KSB & MT MAW ) yang mengadakan pengajian rutin istigosah dan berkenan mengundang semua jamaahnya didesa Munggu yang mana KSB, MT MAS AGUNG WILIS juga sebagai sekertariat Ranting PC NU desa Munggu.
Disampaikan oleh beliau, MT Mas Agung Wilis yang juga merupakan Ranting PC NU desa Munggu telah menerima SK bersama 8 Ranting desa lainnya secara simbolis saat acara pelantikan bersama dikantor sekber MWC NU kecamatan Mengwi. Sosialisasi tentang NU disampaikan secara singkat dan padat juga oleh baliau.
Hal senada juga disampaikan oleh Ustazd Widodo (Pengasuh KSB) selaku Rais di Ranting NU Munggu, saat menyampaikan prakatanya, diawal acara. Selain itu mewarnai pengajian istigosah tidak lepas dari budaya tradisi ala pesantren, yang penuh kearifan lokal tampak jajaran tumpeng yang disuguhkan dengan cantik berhiaskan aneka ragam kuliner tradisional nusantara.

Tumpeng kembar (2 tumpeng ) berisi nasi, ingkung ayam betutu, telur, tempe mendoan, lalapan, kacang goreng, sambal trasi, sambal matah, krupuk semprong. Menu yang khusus bagi rombongan tamu bapak dan ibu. Tumpeng kue tradisional, gorengan hongkong, tempe gembos, puding agar-agar. Tumpeng buah pisang dan salak. Dirangkai cantik diatas tempeh bambu berhias daun pisang.
Untuk santri yang terdiri dari anak usia 3-17 tahun kurang lebih 50 -an jumlahnya disiapkan nasi soto ayam komplit dengan aneka buah dan kue yang terhidang dipiring bambu. Acara yang berlangsung dari mulai jam 18.17-21.00 WITA dihadiri 85 an jamaah (santri dan wali santri ,umum) dimulai dengan sholat magrib berjamaah, ceremonial (prakata, sambutan, pembukaan) yang dipandu bunda Yuni,dilanjutkan doa istigosah, doa keselamatan dipandu ustazd Widodo, diteruskan santunan kurang lebih 25 yatim dan duafa (KSB munggu, satelit, batuan) yang simbolis diterimakan 10 penerima di KSB Munggu. Tumpengan/ramah tamah dengan tradisi megibung.
Acara santunan diiringi sholawat nabi, diserakan paket sembako, bingkisan,uang tunai dari hamba Allah dan donatur, oleh pengurus Ranting NU desa Munggu Ketua: Moh. pratama, Sekertaris Timbul, Bendahara Ahmad. Khosnan. Ketua Tanfidyah NU Moh. Sugeng, Ketua PAC Muslimat NU Sri Wahyuningsih. Secara bergantian memberikan santunan dan sedekah pada yatim duafa perwakilan di KSB Munggu.
Kemeriahan dan semangat tampak disaat unjuk giat santri yang menyemarakkan dengan Mars Subhanal wathon, pembagian tali asih berupa makanan dan snack box kepada semua santri dan jamaah menambah serunya kegiatan tersebut. Sebagai closingnya disampaikan muhassabah sebagai refleksi diri menjelang tutup buka tahun 2021-2022,dan doa penutup bersama dipandu bunda yuni ,membawa suasana malam jumat legi di Haul Gus Dur tersebut terasa istimewa.
Catatan Kecil dari Pojok Pantai Seseh by Pas Tanah Lot Munggu, Mengwi, Badung Bali.
-Ambarwati Soenarko


Komentar