oleh

Akibat Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Sraten Minta Dipasang Rambu Lalu – lintas.

-Opini-1.218 views

CLURING – Simpang empat dekat pasar Sraten jalan raya Srono sering terjadi kecelakaan, Karena kurangnya rambu – rambu lalu lintas, Jalan tersebut di sisi kanan dan kiri hampir tidak terlihat oleh pengguna jalan, Jalan raya tersebut jalan Propinsi yang lokasinya berdekatan dengan pasar di desa Sraten kecamatan Cluring, Banyuwangi. Jumat (10/11).

Pihak desa Sraten melalui kepala desa membenarkan jika diperempatan itu sering terjadi kecelakaan karena kurangnya rambu – rambu dan tidak adanya lampu berbahaya. Jalur tersebut jalan propinsi.

“Harusnya dijalur itu dikasi rambu seperti lampu berbahaya atau rambu harus berhenti dulu sebelum melintas,” Jelas H.Rahman Kepala Desa Sraten.

“Saya sering dilapori warga telah terjadi kecelakaan dijalur itu,” Tambahnya.

Dalam musren (musyawarah desa) pernah juga diusulkan agar di area itu diberi rambu – rambu lalu lintas, Sebab dijalur tersebut sering terjadi kecelakaan apalagi jalan itu lurus pengendara melaju kendaraanya mesti kencang.

H.Rahman menambahkan,” Pihak desa sudah dua kali mengirim surat ke Pemerintah Daerah (Pemda) agar di pasang rambu – rambu seperti lampu berbahaya,” Imbuhnya.

Dinas Perhubungan Banyuwangi (Dishub) Propinsi Jawa Timur melalui Kasi Pengamanan dan Pengendalian Angkutan UPT DLLAJ, I Made Pasek Suparta belum pernah menerima surat tembusan,” Tidak pernah ada surat ke kita,” Saat menjelaskan lewat handphone selullarnya.

Foto: Korban tabrakan disimpang empat sraten belum lama. (Doc.Ron).
Foto: Korban tabrakan disimpang empat sraten belum lama. (Doc.Ron).

Warga berharap agar di jalan yang setiap hari tanpa sepi itu diberi rambu – rambu agar warga mengerti jika lewat diperempatan jalan itu harus berhenti untuk melihat kanan dan kiri.

“Kami mohon kepada pemerinta agar segera dipasang rambu – rambu, Disimpang empat jalan dekat pasar Sraten,” Keluh Sunar warga setempat.

Sunar menambahkan,” kecelakaan sering sekali terjadi dan bahkan hingga mengakibatkan korbanya meninggal. (Rony)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *