oleh

Gerontologi Abiyoso Tasyakuran Halun, Dwi Yanto: Inspirasi Festival Lansia

Peringatan Hari Lansia Nasional (Halun) Ke-26 ditandai potong tumpeng nasi kuning di Gedung DPRD Banyuwangi, 29 Mei 2022. Potong tumpeng diawali Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Henik Setyorini, AP, M.Si kepada Ketua Perwakilan Yayasan Gerontologi Kabupaten Banyuwangi,Hj. Chasiastoeti Soeherman. Didampingi sekretarisnya HM. Muchsin, Hj.Chasiastoetie Soeherman senang bisa menghadirkan para lansia dari para pegiat peduli lansia seperti PWRI, purnawirawan, veteran, DHC’45 kelompok senam, paguyuban gotong royong di rumah rakyat.

“Terlebih sambutan Ketua dan sekretaris dewan begitu bagus dengan ragam pelayanan maupun fasilitasnya, ” tutur mantan anggota dewan di masa orde baru yang baru saja ultah ke 80 tahun itu.

IMG-20220529-WA0071

Ditambahkan untuk Indonesia yang kuat dan jaya, maka lansia harus sehat, ceria, bahagia dan mandiri. Maka sinergi Bupati melalui Dinas mohon terus berkesinambungan dengan inovasi program yang menyesuaikan eranya.

Acara kian gembira, guyub dan heboh dengan penampilan paduan suara dengan dirigen Bunda Yayuk yang menyanyikan lagu Umbul-umbul Blambangan dan Balada lansia yang diiringi electoner Kang Edi, ditambah penampilan nyanyi solo kaum lansia dan para cucu dari dari Sanggar Vokal Pipit Yunior. Juga tampil memukau penuh satire keindonesiaan monolog dari Teater Melati SMAN 1 Glagah yang jawara naskah terbaik Festival Teater DKB di Gedung Juang’45 awal tahun 2022.

Bupati Banyuwangi yang diwakili Asisten Sekda Drs. H. Dwi Yanto, MM merasa gembira dan semangart kumpul lansia yang afiat, optimis dan energik serta suka berbagi. Seraya menyitir regulasi tentang lansia dan halun, mantan staf ahli dan kadispendik itu dihadapan utusan muspida plus dan undangan yang bernuansa berbatik itu berharap acara ini ditindaklanjuti dengan adanya Festival Lansia di Agenda B-Fest.

IMG-20220529-WA0072

“Hal ini bisa jadi inspiratif di kota harmoni dan ramah serta mendukung nilai tambah hasil pembangunan buat kesejahteraan rakyat dan lamanya usia harapan hidup, ” tutur Dwi Yanto seraya menunggu konsep dari Yayasan Gerontologi Abiyoso dan Dewan Lansia Daerah Dinas Sosial.

“Yang ringan dan menyenangkan yang bisa diikuti sewu lansia. Ini tentu menambah inovatif program Banyuwangi yang sudah terkenal ide unik genius lokalnya, ” tandas pria jawa yang peduli bahasa Osing ini seraya memuji semua penampilan pendukung acara yang dipandu MC Bung Aguk dan Mbok Rehana yang divideo untuk dikirim ke Bupati.(Leo PD/Yeni PJ).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *