Kedatangan Crew RCTI di Waroeng Kemarang desa Tamansuruh Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi-Jatim, disambut Wowok Meirianto selaku Owner beserta beberapa anggota KOPAT (Komunitas Osing Pelestari Adat Tradisi) Banyuwangi Senin (21/06/2022)
Dalam perkenalannya dengan Kopat, salah satu Crew RCTI mengatakan bahwa RCTI tiap tahun mengadakan peliputan di daerah daerah seluruh Indonesia, dan untuk tahun 2022 ini mengadakan peliputan di Jawa Timur (Kabupaten Banyuwangi), Nusa Tenggara Timur, Jambi dan Papua.

Peliputan Spesial kali ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun RCTI dan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Khusus peliputan di Banyuwangi mengangkat tentang Sego Tempong di Waroeng Kemarang KM 5 Jalan Kalibendo desa Tamansuruh Kecamatan Glagah dan kuliner khas Banyuwangi yang dibalut dengan kebudayaan suku Osing.
Mengawali penyambutan Crew RCTI, Wowok Meirianto selaku Owner dan sekaligus selaku Ketua Kopat mengenalkan tentang visi dan misi Kopat serta mengatakan bahwa anggota Kopat ini terdiri dari para Seniman, Budayawan, Sejarawan, ahli Purbakala serta masih banyak lagi.
“Kopat selalu menguri nguri tidak hanya adat dan tradisi wong Osing saja, tetapi juga menguri uri semua adat dan tradisi suku maupun etnis lain yang hidup di Banyuwangi, ” paparnya.
Wowok juga mengatakan bahwa di Waroeng Kemarang punya daya tarik tersendiri yaitu selalu melestarikan dan selalu menampilkan seni budaya asli Wong Osing setiap harinya.
“Dan Kebetulan juga bahwa di halaman parkir waroeng Kemarang pernah diketemukan uang coin China yang terbesar yaitu seberat 36,5 kg, ini bisa diartikan bahwa di desa Tamansuruh sudah maju perekonomian nya sejak jaman dulu dan ini dibuktikan dengan hidup suburnya berbagai macam seni. Suatu desa atau daerah apabila seni dan budaya berkembang, maka bisa diartikan desa atau daerah itu maju karena sandang, pangan dan papannya sudah tercukupi, ” ungkap Wowok.
Jemmy team liputan dari RCTI mengatakan “Wajib bagi kita masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke Banyuwangi yang sangat indah, dan tidak kalah dengan daerah daerah lain, ” tuturnya.
(Hariyanto)


Komentar