oleh

5 Orang TKW Asal Indonesia Diduga Menjadi Perbudakan Di Malaysia, Salah Satu Asal Banyuwangi

BANYUWANGI – 5 orang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia diduga menjadi perbudakan di negara Malaysia. Tidak hanya itu mereka sering mendapat perlakukan kekerasan fisik dan pelecehan seksual oleh majikan di Malaysia.

Ke lima orang tersebut salah satunya asal Banyuwangi. Winarti (32), perempuan asal Dusun Rumping, Desa Plampang rejo, Kecamatan Cluring, menjadi korban perbudakan di negeri jiran Malaysia.

Winarti meninggalkan Indonesia pada tahun 2019, wanita asal Desa Plampang itu awal kepergiannya tidak langsung ke Malaysia tetapi ke Batam dulu untuk bertemu seseorang.

Setelah bertemu orang di Batam, Winarti langsung diterbangkan ke Malaysia, sampai Malaysia Winarti dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga selama kurang lebih 2 tahun.

Agus Wiyono (47), swami Winarti membenarkan cerita yang dialami sang istri, bahkan selama bekerja 2 tahun sebagai pembantu rumah tangga Winarti tidak menerima gaji.

“Istri saya mengeluh selama kerja tidak mendapat gaji. Selain itu istri saya sering mendapat perlakuan kekerasan oleh majikannya.” Ungkap Agus saat menjelaskan kepada wartawan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi, yang diwakili oleh Kasi Penta Adi, belum mengetahui adanya pemulangan pekerja buruh dari Malaysia.

“ Kami dapat informasi dari propinsi 120 orang dipulangkan namun dari Banyuwangi berapa orang saya belom dapat info,” jelasnya.

Adi menambahkan,” Kita blom menerima kabar resmi, jika mereka Pekerja Migran Indonesia (PMI) Bermasalah yang urus dari dinas sosial.” Kata Adi

Sementara Winarti di infokan sudah dipulangkan oleh KBRI Kuala Lumpur pada tanggal 2 Agustus 2022, dari Malaysia dengan tujuan Surabaya.

Doni, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Banyuwangi, membenarkan 5 orang yang dipulangkan dari Malaysia, 1 orang diantara mereka berasal dari Banyuwangi, Desa Plampangrejo Kecamatan Cluring.

“Betul mas 1 orang dari Banyuwangi, pada Selasa kemarin sudah dipulangkan kerumahnya di Desa Plampangrejo dengan selamat,” jelas Doni petugas BP2MI Banyuwangi.

Kini Winatri sudah berkumpul kembali dengan keluarga setelah melarikan diri dari majikan di Malaysia, sejak itu Winarti dan empat rekannya diamankan oleh KBRI Malaysia, korban dibantu mediasi oleh KBRI untuk mengambil sisa  gaji mereka setelah itu diantar pulang ke Indonesia. (Ry//JN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *