BANYUWANGI – Program bedah rumah oleh PT Merdeka Copper Gold induk perusahaan tujuh bukit operations, PT Bumi Suksesindo merealisasikan pembangunan rumah tak layak huni di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.
Menurut Rangsang (48), salah seorang pelaksana program menyebut ada beberapa kelompok yang menjalankan program bedah rumah.
Program bedah rumah di Dusun Pancer para pekerjanya dari warga masyarakat setempat.
“Kita berdayakan warga setempat agar mendapat penghasilan,” kata Rangsang.
Setiap satu unit rumah dibantu Rp 35 juta, tetapi beberapa rumah yang ditanganinya mendapatkan bantuan dari pihak lain sehingga untuk setiap rumah yang di garapnya ada yang menelan biaya antara 50-60 juta.
Dengan standar harga yang disiapkan konsep pembangunan rumah menggunakan dinding batako, namun ada pula yang dikombinasikan dengan kalsiboard dengan atapnya dari asbes.
Ditanya apa yang menjadi kendalanya, menurutnya, suplay bahan seperti pintu, cendela, sering kali mengalami keterlambatan sehingga penyelesaian pekerjaan tidak dapat disegerakan.
Hal ini membuat pemilik rumah harus menunggu agak lama untuk bisa menempati rumah tersebut, dan selama proses pengerjaan dilakukan mereka menumpang tinggal dirumah tetangga.
” Sebenarnya jika ketersediaan bahannya ada, bisa kita selesaikan dalam jangka waktu 15 hari,” terangnya.
Para penerima program tentu saja merasa senang dan bahagia karena rumah yang menjadi tempat tinggalnya menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Seperti yang diungkapkan salah seorang warga penerima program, Mastupah dari lingkungan RT03, RW02, berkat program bedah rumah dari PT Merdeka Copper Gold ini, harapannya untuk memiliki rumah seperti tetangganya menjadi terlaksana.
“Terimakasih sekali saya pada perusahaan, Alhamdulillah Gusti,” ucap Mastupah. (Rn//Tim//JN).


Komentar