Sabtu, 1 Oktober 2022 SMPN 2 Rogojampi telah melaksanakan P5 (Projek Penguatan Profil Pancasila) Kurikulum Merdeka P5 memberikan ruang bagi seluruh anggota satuan pendidikan untuk dapat mempraktikkan profil pelajar Pancasila. P5 memiliki manfaat yang berbeda-beda bagi setiap pihak.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka merupakan kegiatan kokurikuler yang berbasis projek. Kegiatan ini dirancang dengan upaya menguatkan pencapaian kompetensi dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan.
Menurut Kepala SMPN 2 Rogojampi, Marhenyantoro, S.Pd, SH, MM, Secara prinsip, pelaksanaan kegiatan P5 dapat dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan dan waktu pelaksanaan. Untuk di SMP Negeri 2 Rogojampi P5 dilaksanakan setiap minggu ke-3 yang sudah dimulai sejak tanggal 3 September 2022 dan berakhir pada tanggal 24 September 2022.
Tambah Marhen,Menjadikan satuan pendidikan sebagai sebuah ekosistem yang terbuka untuk partisipasi dan keterlibatan masyarakat. Sudah terbentuk panitia dari seluruh guru pengajar kelas 7 yang mengatur jalannya acara, agar tujuan dari acara ini ialah menampilkan karya – karya dari kelas tujuh yang sudah di bekali tentang demokrasi, dengan latihan yang sebentar sudah bisa menampilkan yang terbaik, semoga dari acara ini bisa terus di aplikasikan sampai seterusnya, pungkasnya
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan pembelajarn lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan dilingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam profil pelajar Pancasila. Tidak semua menggunakan kurikulum ini, tetapi hanya sebagian saja, seperti contoh di smp hanya kelas 7 saja, sedangkan kelas 8 dan 9 tetap menggunakan kurikulum K13.
Dalam P5 ini semua siswa – siswi di sarankan untuk belajar secara mandiri, menganalisa berbagai peristiwa, keadaan sekolah dan lain sebagainya. Untuk mengembangkan dan menggugah kreasi siswa – siswi SMPN 2 ROGOJAMPI mengadakan pagelaran karya projek penguatan profil pelajar pancasila dengan tema DEMOKRASI.
Kegiatan pagelaran ini dipanitiai oleh semua guru kelas 7 dengan pengatur acara Bpk.Anang, Bpk.Jayus dan Ibu Tatik, di awali dengan istigosah bersama yang sudah menjadi kegiatan rutinan setiap hari Sabtu. Dipimpin oleh Mr.puji dan Bpk.Nazir serta pembaca asma ul husna dari kelas 8H (Rigel ) dan 8C ( Revan ).
Persiapan yang di lakukan oleh siswa – siswi kelas 7, mulai dari dekorasi per stand, kostum serta tata rias, upaya menampilkan yang terbaik.
Siswa – siswi kelas 7 di bariskan untuk menampilkan yel – yel p5 yang sudah mereka pelajari 2 Minggu belakangan ini dengan di pimpin oleh Bpk.Darsono. Walaupun cuaca cerah dan sedikit panas, mereka dengan antusiasnya menyanyikan yel – yel, semangat dan kompak.
Selanjutnya kegiatan di mulai dengan di bukannya acara oleh Ibu Nurul hidayah, dan dilanjut sambutan dari Bpk.Anang dengan tema pidato menjelaskan bahwa kegiatan ini menggunakan tema demokrasi dan di perintahkan untuk seluruh kelas 8 dan 9 mengapresiasi jalannya acara dengan bentuk laporan.
Pagelaran pun di mulai dengan berbagai karya
1. Tari Demokrasi Nusantara ( di latih oleh Bpk. Jayus ) menceritakan tentang musyawarah antar suku untuk mencapai mufakat.
2. Cipta lagu ( di latih oleh bu desna ) menceritakan Demokrasi Subroto.
3. Teater kelompok 2 dengan tema Tamasya, menceritakan tentang perbedaan pendapat
4. Tari Demokrasi Bangsa, menceritakan tentang berbagai macam ragam tari dan kebersamaan serta persatuan
5. Teater kelompok 4, menceritakan pemilihan duta sempida
6. Tari Demokrasi Pancasila, menceritakan persatuan dan kesatuan
7. Teater kelompok 3, menceritakan tentang pemilihan osis sempida
8. Tari Demokrasi rakyat, menceritakan kebersamaan rakyat
9. Teater kelompok 1, menceritakan pemilihan kelas
10. Teater kelompok 5, menceritakan pemilihan pmr
Acara di tutup dengan penampilan bu Desna dengan Fairuz.
Menurut pendapat ibu Nurul hidayah selaku salah satu panitia jalannya acara, “Tujuan dari acara ini ialah menampilkan karya – karya dari kelas tujuh yang sudah di bekali tentang demokrasi, dengan latihan yang sebentar sudah bisa menampilkan yang terbaik, semoga dari acara ini bisa terus di aplikasikan sampai seterusnya, ” pungkasnya ( Tim Sempida /Ilham)


Komentar