Masyarakat suku osing yang berdiam diseputaran maqom keramat seseh mas Noyang sepuh Danuningrat, meyakini bahwa leluhurnya punya andil dalam kegiatan bermasyarakat pada era jaman beliau masih hidup.
Terbukti sampai sekarang maqom keramat yang jadi pepunden bagi warga sekitar memiliki daya tarik baik dari segi wisata spiritual ataupun kepentingan lainnya yang banyak dikunjungi oleh kaum lintas agama dan lintas budaya serta libtas wilayah.
Peringatan malam rabu pungkasan yang dilaksanakan hari selasa malam rabu 12 september 2023/ 27 Shafar 1445-H, oleh warga Majelis Taklim Mas Agung Wilis menggelar doa selamatan dengan Tumpeng Tulak BBM( Bala’, Bencana, Musibah).
Dimulai jam 20.00-10 .00 WITA acara pun dibuka dengan doa tawasul, Rotibul Hadad ditutup doa selamat, bersholawat nabi dan diakhiri makan jenang sapar disertai tumpeng bersama .

Ustazd Widodo,Ustazd Fajar,memimpin jamaah ber zikir bersama.
Selain warga Munggu, tampak hadir jamaah pecinta rotib dari jimbaran kuta dan kerambitan Tabanan.
Selesai memberikan tauziah singkat, ustadz fajar mengingatkan pada jamaah agar rutin mendawamkan sholawat nabi, yang akan jadi penolong bagi kita.

Malam ini kebahagiaan besar bagi jamaah MT Mas Agung Wilis Munggu, yang berkahnya rabu pungkasan cita2 terkabul dapat hadiah sepeda motor dari orang tua. ya. Ibu Sri sangat bersyukur sepeda ini untuk bekerja dan antar jemput anak sekolah begitu katanya.
Dari Munggu – Keramat Seseh .
Ambarwati Soenarko


Komentar