oleh

Tradisi Ziarah Kubur Jelang Idulfitri Di Wongsorejo

banyuwangi, Jurnalnews.com  – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, sebagian umat Muslim di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, memanfaatkan waktu untuk berziarah ke makam leluhur. Tradisi ini terlihat di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) pada Jumat (20/3), yang tampak lebih ramai dari hari biasanya.

Suasana TPU pun berubah menjadi lebih hidup. Tidak hanya warga setempat, peziarah dari berbagai daerah juga tampak berdatangan. Mereka sengaja pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga, sekaligus menyempatkan diri mengunjungi makam sanak saudara dan leluhur yang telah berpulang.

Aktivitas ziarah yang umumnya dilakukan pada malam Jumat, kini berlangsung sepanjang hari. Para peziarah terlihat khusyuk membaca tahlil, surat Yasin, serta memanjatkan doa. Selain itu, tidak sedikit yang turut membersihkan area makam, mencabuti rumput liar, hingga merapikan nisan.

Sucipto (53), warga Desa Bajulmati, menjadi salah satu peziarah yang datang ke TPU Desa Sidodadi untuk mengunjungi makam orang tua dan istrinya. Ia mengaku tradisi ini rutin dilakukan setiap menjelang hari besar keagamaan.

“Ini sudah menjadi kebiasaan saya setiap menjelang hari raya, baik Idulfitri maupun Iduladha. Biasanya juga datang malam Jumat, tapi kemarin tidak sempat, jadi hari ini saya datang,” ujar Sucipto sambil membersihkan makam.

Hal serupa disampaikan Hariyaton (58), warga Desa Alasrejo, yang juga terlihat berziarah di TPU Kebunrejo. Ia mengaku bersyukur masih diberi kesempatan untuk berdoa dan merawat makam keluarganya.

“Alhamdulillah masih diberi umur dan kesempatan untuk datang ke makam leluhur, membaca doa, sekaligus membersihkan rumput di sekitar makam. Besok kan sudah hari raya,” ujar perempuan yang akrab disapa bu Toton.

Tradisi ziarah kubur ini menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat setempat dalam menyambut Idulfitri. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, kegiatan ini juga menjadi momen refleksi diri serta pengingat akan kehidupan yang fana. (Venus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *