Banyuwangi, Jurnalnews.com – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 H dimanfaatkan warga Banyuwangi yang merantau untuk mempererat silaturahmi melalui kegiatan “Tandang Bareng” yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (23/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada H+3 lebaran tersebut mempertemukan para diaspora Banyuwangi yang tergabung dalam Ikatan Warga Banyuwangi (Ikawangi) dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Sejumlah perwakilan hadir langsung, sementara lainnya mengikuti secara daring dari berbagai daerah di dalam maupun luar negeri.
Dalam forum tersebut, para diaspora berdialog dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membahas berbagai isu pembangunan sekaligus berbagi pengalaman selama berada di perantauan.
Dalam sambutannya, Ipuk mengajak para perantau untuk tidak melupakan peran strategis mereka dalam mendukung kemajuan daerah. Ia menegaskan bahwa pembangunan Banyuwangi membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk diaspora.
“Dengan tema tandang bareng ini, kami berharap kehadiran bapak ibu dapat memberikan masukan dan solusi atas berbagai persoalan yang kita hadapi bersama,” ujarnya.
Ipuk juga memaparkan sejumlah program unggulan yang tengah berjalan, seperti Banyuwangi Berbagi dan ASN Berbagi yang difokuskan untuk bantuan sosial dan pengentasan kemiskinan. Selain itu, ia juga menyampaikan tantangan yang dihadapi daerah, salah satunya kerusakan infrastruktur jalan akibat curah hujan tinggi.
Lebih lanjut, Ipuk mendorong diaspora Banyuwangi untuk menjadi duta promosi daerah, khususnya di sektor pariwisata.
“Teman-teman Ikawangi bisa menjadi duta Banyuwangi. Sampaikan keindahan alam dan potensi wisata kita agar semakin dikenal luas dan mampu menarik lebih banyak wisatawan,” imbuhnya.
Sebagai upaya memperkuat jaringan diaspora, Pemkab Banyuwangi juga akan membangun sistem Global Networking Banyuwangi. Program ini bertujuan untuk mendata sekaligus menghubungkan warga Banyuwangi yang tersebar di berbagai wilayah.
“Selama ini kami belum memiliki data pasti jumlah diaspora. Dengan adanya jaringan global ini, diharapkan bisa menjadi wadah kolaborasi untuk kemajuan Banyuwangi,” jelas Ipuk.
Usai kegiatan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Para peserta bersama jajaran Pemkab Banyuwangi menikmati hidangan khas daerah, rujak soto, dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. (Venus)


Komentar