oleh

KKG Pawe Paku Srono Ekspresikan Serambi Kata Bareng Penyair dan Sastrawan

Kelompok Kerja Guru (KKG) Parijatah Wetan dan Parijatah Kulon ada 9 Lembaga SDN melakukan kegiatan Serambi Kata bareng Penyair dan Sastrawan yang nantinya akan terbitkan antologi puisi bertempat di SDN 3 Parijatah Kulon, Selasa (27/10/26).

Ketua Panitia Abdul Wafi, S. Pd berharap jejak pengabdian guru KKG Guslah 06 Pawe Paku terdokumentasi dalam bentuk buku fisik Q@ ISBN maupun e-book dinas perpustakaan dan kearsipan hingga lelah jadi lillah yang memanjangkan umur karena silaturahmi dan karya.

Sedang Ketua K3S Srono Yuni Angelina, M. Pd menyambut antusias ide menarik ini karena refresing bagi guru dan bisa meningkatkan prestasi peserta didik. “Bisa jadi inspirasi bagi KKG lain dan kami laporkan ke dinas jadi inovasi. Dan target hari guru dan hari jadi Banyuwangi karya guru ini bisa di aktualisasi peserta didik dan jadi kado unik, ” tutur bendahara K3S Kabupaten yang baru saja mendampingi talenta prestasi Festival Bahasa Ibu Using ke Balai Bahasa Jawa Timur menyongsong apresiasi nasional kemen dikdasmen RI.

Penulis Buku yang juga penyair prestasi Yeti Chotimah, M. Pd dan penerbit buku Lintang dan pemimpin Redaksi Sastra wacana Affandi Maulana, SS jadi pemateri dan pemicu ide ungkapkan rasa, makna dan citra dari 70 peserta.

Menarik dari satu kata yang dipikirkan peserta, dirangkai jadi puisi oleh narasumber, yang dibaca oleh 4 perempuan yang jadi kepala sekolah dengan iringan musik kitaro.
” Puisi karya bersama ini akan jadi maskot buku yang akan terbit, ” tutur Yeti yang berbagi buku adat tradisi Banyuwangi terbitan Erlangga jadi doorprize bagi yang berani tampil.

“Karya peserta bisa viral lewat medsos kami yang sudah 17 ribu pengikut, ” Tambah Affandi.

Ada tambahan ilmu tips dan triks dari Bung Aguk Darsono soal menang dalam lomba cipta dan baca puisi.

Pamungkas ada refleksi dan pesan kesan dari peserta.”Kita sepakati pukul 11.59 karya masuk dalam bentuk bahasa Indonesia dan bahasa daerah sesuai dialektika etnis seperti Using, Jawa, Madura,Bugis atau Bali sesuai sukunya.Diolah tim kreatif sebelum diedit narasumber. Lalu pas hari guru 25 November dibaca peserta didik dan lounching E-book dan pas harjaba 18 Desember peluncuran buku lewat Penerbit Lintang Rogojampi- Banyuwangi, ” tutur Intan Kusuma Nagari,S.Pd,M. Pd.(Aguk Wahyu Nuryadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *