oleh

Petani Tegaldlimo Terancam Kekurangan Suplai Air

BANYUWANGI – Petani wilayah kecamatan Tegaldelimo terancam kekurangan air karena Bendung DIK Stail debit air menurun drastis, sampai saat ini debit air hanya 0,900 liter perdetik. Senin (08/10/2018).

Luas wilayah persawahan di kecamatan Tegaldelimo mencapai kurang lebih 6.422 hektar jika normal air di bendungan DIK Stail mencapai kurang lebih 6 gubik. Kekurangan air tersebut dikarenakan kemarau panjang.

Seperti yang dijelaskan oleh Koorsda Pengairan di wilayah Tegaldelimo Sutiyono,” selama kemarau panjang debit air menurun membuat petani kekurangan air,” jelasnya.

“Dari debit air yang tinggal 0.900 liter perdetik untuk mengaliri sawah yang luasnya 6.422 hektar kemungkinan tidak mencukupi,” tambahnya.

Bendungan DIK Stail mengairi tiga wilayah persawahan yaitu Sekunder Kedung gebang Sekunder Kalipahit Sekunder Gerajagan. (Din/ry).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *