CLURING – Cuaca panas tidak dirasa oleh pengunjung dan peserta event kontes kambing Etawa, para peserta datang dari penjuru Banyuwangi, ia membawa peliharaan berupa kambing yang dianggap siap diperlombakan. Minggu (28/10/2018).
Kreteria kambing yang akan dilombakan harus sehat yaitu tidak cacat permanen. Ketentuan pengurangan nilai dalam perlombaan yaitu tanduk hanya sebelah atau tidak tumbuh simetris, mata dan hidung berair, bulu rontok, postur tubuh kurang maksimal, kaki bengkok dan benjol pada lutut dan kuku juga teling tidak simetris serta gigi patah.
Metode penjurian yang dianggap lolos kreteria ditandai dengan diberi bendera kecil dengan warna yang sudah ditentukan oleh panitia lomba.
Kambing yang dianggap masuk nominasi dan mendapatkan hadiah dinilai dari kepala, telinga, postur badan, pola warna, leher, rambut kaki, ekor, jabrik dan tanduk.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dilapangan desa Kaliploso kecamatan Cluring Banyuwangi. Dimulai sejak pukul 09.00wib sampai selesai. Acara itu bersamaan juga dengan hari jadi desa Kaliploso yang ke – 20.
Panitia penyelenggara Andik Susanto, saat membuka event tersebut mengabarkan, panitia berterima kasih kepada Pemerintah desa Kaliploso yang ikut menyukseskan terselenggaranya kontes kambing Etawa.
“Kami berterima kasih pada panitia atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga acara seperti ini bisa berjalan setiap tahun.” Ucapnya.
Sementara Dwi Purwanto peserta dari kampung Melayu Banyuwangi mengaku senang terselenggaranya acara ini, saat ditemu Jurnalnews.com di lokasi.
“Saya senang mas, kami berharap tiap tahun event ini diadakan.” Jelasnya.
Cuaca yang panas tidak membuat sepi pengunjung, warga yang datang semakin senang karena event seperti ini baru pertama dilaksanakan didesa Kaliploso. (Rony).


Komentar