oleh

Akibat Benahi Bor Listrik, Korban Tersetrum Listrik, Meninggal Dunia Di Rumahnya Sendiri – Muncar- Banyuwangi

BANYUWANGI- Korban Saat membetulkan bor listrik tersetrum aliran listrik langsung meninggal dunia di TKP Desa Tembokrejo, kecamatan Muncar, Banyuwangi, Rabu (17/2/2021).

Kapolsek Muncar Kompol Zaenuri melalui Kanit Reskrim Ipda putu Ardana mengatakan memang benar kejadian orang tersetrum aliran listrik

Tempat kejadian perkara ( TKP) dirumah korban sendiri Dusun Krajan Rt. 001 Rw. 010 Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar, Banyuwangi.Pada hari Selasa tanggal 16 Februari 2021 sekira jam 11.00 Wib.

Korban Purwanto (55) Dusun Krajan Rt. 001 Rw. 010 Desa Tembokrejo Kecamatan. Muncar. Banyuwangi.kata Kanit Reskrim Ipda putu Ardana

Ipda putu Ardana menjelaskan kronologi kejadian Awalnya pada hari Selasa tanggal 16 Februari 2021 saksi munajid yang merupakan karyawan korban sedang bekerja (mengukir kayu) didepan pagar rumah korban. Sementara itu korban sedang membetulkan Bor Listrik dan gerenda listrik didalam halaman rumah korban, sekira jam 11.00 WIB,

Menurut saksi munajid masuk kehalaman rumah korban dan mendapati korban sudah dalam posisi terlentang dilantai dan tidak bernafas.

Setelah mengetahui hal tersebut saksi munajid langsung memberitahu saksi Sukirman yang rumahnya tepat berada didepan rumah korban dan kemudian juga meminta tolong kepada warga lainnya.

Ketika itu dari keterangan saksi Munajid bahwa korban saat itu sedang memperbaiki bor listrik, diduga ketika memperbaiki bor listrik tersebut korban kesetrum listrik. Sedangkan Barang bukti satu buah Bor listrik, satu buah Gerenda listrik, satu buah Obeng besi.

Selanjutnya Korban dibawa ke Klinik Khadijah PKU Muhammadiyah, dari hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis tidak ada tanda-tanda kekerasan. Terdapat bekas membiru pada dada kiri korban, tempat dimana diduga korban terkena sengatan listrik.

“Dari pihak Keluarga sudah menerima dengan ikhlas kejadian tersebut karena musibah, dikuatkan dengan surat pernyataan keluarga korban, “ujarnya.(Mbah Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *