oleh

BERSEDEKAH DIJUMAT BERKAH DI KAMPUNG SANTRI BALI

Sedekah sudah menjadi bagian dari kehidupan umat beragama. Untuk saling membantu dan mengungkapkan rasa syukur biasanya dilakukan dengan bersedejah dan berdoa. Sedekah tidak harus berupa uang dan barang, seperti yang sudah menjadi budaya dimasyarakat kita bersedekah bisa juga berupa doa, tenaga, ilmu, bahkan senyuman atau dengan perkataan yang menyenangkan.

Kampung Santri Bali juga mendidik para santrinya untuk bersedekah, disetiap hari Jumat ada nasi jagung dari ibu Iis Denpasar yang menyiapkan 60 bungkus siap disalurkan ke santri dan juga warga sekitar yang membutuhkan.

Setiap pagi dihari Jumat, jam 09.00-10.00 WITA 60 bungkus nasi jagung dibagikan untuk santri di pagi hari dan sebagian dibagikan ke buruh bangunan, kuli, juga perantau yang tinggal dirumah kost petakan.

 

Untuk kegiatan Jumat berkah disiang hari jam 13.00-15.00 WITA donatur berasal dari Denpasar yang dikoordinir bunda Yani dari Jl Satelit (TPA Al- Hadid), Sejumlah 40 bungkus nasi dibawa oleh pengasuh KSB ke Batuan Sukawati dibagikan ke seniman lukis dan para santri serta warga kost perantau di sekitarnya.

Tepat jam 17.00-19.00 WITA, sejumlah 20/30 bungkus nasi berasal dari donatur di Monang -Maning/koordinator bunda Uut kembali dibagikan untuk para santri di KSB yang masuk sore hari.

Semua santri dan wali santri juga yang menerima sedekah Jumat berkah, merasa berterima kasih untuk apa yang sudah disedekahkan oleh donatur, semua apa yang selama ini dibagikan sangat bermanfaat bagi penerima juga yang memberikan.

Sesungguhnya apa yang disedekahkan pada hari Jumat itu untuk menolong dan membantu diri sendiri bagi para donatur. Sebab itulah maka kegiatan sedekah ini berjalan dengan istiqomah. Demikian seperti yang diucapkan oleh pak Dadang suami bu Iis penjual nasi jagung,yang sehari-harinya setiap subuh stand bay di pasar Sanglah Denpasar.

WhatsApp Image 2021-03-02 at 09.36.01

“Bunda Uut yang dimonang-maning sehari-hari  berjualan aneka kue basah, snack, nasi bungkus di Jl. Pure Demak pun memiliki pendapat yang sama. Donatur menitipkan kepada Saya untuk disalurkan tiap Jumat pada beberapa yatasan dan TPQ, “jelasnnya.

Bunda Yani dari Jl. Satelit /Al Hadid terkadang juga menerima titipan dari donatur berupa nasi bungkus dengan menu dan ukuran bervariasi, kadang saya masak sendiri kalau tidak sibuk begitu katanya. Kakau ada baju layak pakai saya juga menitipkan untuk KSB begitu penjelasannya.

Semoga apa yang sudah disedekahkan baik berupa tenaga, fikiran, harta, benda, dan juga nasi bungkus setiap Jumat Inshaa Allah akan tetap istiqomah dan bermanfaat bagi kedua (pemberi dan penerima). Terutama dimasa sulit dan serba terbatas ini.

Kampung Santri Bali yang mendapatkan amanah,menyalurkan Sedekah Jumat Berkah menerima bantuan /donasi berupa dana, sembako, baju layak pakai, serta juga paket aqiqah untuk dibagikan bagi santri dan umat yang membutuhkan atau siapapun yang mau membamtu dan juga butuh bantuan,sesuai dengan apa yang diamanahkan para hamba Allah. (Dari Bali Ambarwati Soenarko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *