Buntut Material Proyek Tewaskan Pengendara, Pelaksana Proyek akan Dipolisikan

Buntut Material Proyek Tewaskan Pengendara, Pelaksana Proyek akan Dipolisikan
Terlihat baru-Inilah papan proyek drainase yang tertulis nama CV pelaksana proyek drainase, yang materialnya sempat ditumpuk menutup separuh jalan dan menewaskan seorang pengendara. (Ron/Jn)
Spread the love

Cluring-Keluarga Sudiono, pengendara motor yang tewas karena tumpukan batu proyek drainase (sebelumnya tertulis irigasi) di jalan raya Pedotan, Kecamatan Bangorejo, akan melaporkan pelaksana proyek itu ke Polres Banyuwangi. Tidak hanya pelaksana proyek, Dinas PU Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Banyuwangi turut akan dilaporkan.

Hal itu seperti yang disampaikan Asmat, adik kandung Sudiono, saat ditemui JurnalNews.com di rumah duka, Dusun Krajan Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Senin (5/6/2017). Dia menegaskan, pelaksana proyek atau CV pelaksana proyek drainase di Dusun Kebonrejo Desa Kebondalem, itu dianggap paling bertanggung jawab dalam kejadian berdarah tersebut. Demikian pula Dinas PU Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Banyuwangi.

“Saya akan laporkan kejadian ini ke pihak terkait, seperti Kepolisian, DPRD bahkan kalau perlu ke Presiden Jokowi. Agar dalam kejadian ini (tewasnya Sudiono) menjadi contoh bagi CV lain kalau persoalan seperti itu (menumpuk material dijalan) melanggar peraturan yang mengakibatkan kecelakaan fatal bagi pengendara,” ujar Asmat panjang lebar dengan nada tinggi.

Kepala Desa Benculuk Isak Idris menyesalkan pihak pelaksana proyek atau CV yang tidak punya itikad baik untuk sekedar berempati kepada keluarga korban. Hingga hari ini tadi, baik pihak CV maupun perwakilan Dinas PU Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Banyuwangi tidak ada yang datang ke rumah korban.

“Harusnya pihak CV dan Dinas datang kerumah korban paling tidak ya ikut mendoakan berbelasungkawa,” sesal orang nomer satu di Desa Benculuk, ini.

Sementara dari penelusuran di lokasi proyek di Dusun Kebonrejo Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, proyek drainase itu diduga dikerjakan oleh CV. Ananda Putera yang beralamatkan di Dusun Blokagung Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari. Hal itu seperti yang tertulis di papan proyek yang sepertinya baru dipasang.

Diberitakan sebelumnya, tumpukan material proyek drainase di jalan raya Pedotan Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, mencelakai dua orang pengendara motor yang berboncengan. Satu pengendara yang diketahui bernama Sudiono, bahkan harus meregang nyawa. Sedangkan Nur Holidin, korban lainnya sempat pingsan lama sebelum akhirnya siuman. (Ron/Jn)

 

Tags: ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan