Cluring-CV Ananda Putera, pelaksana proyek drainase di jalan raya Pedotan Dusun Kebonrejo Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, kabur dari tanggung jawab. Janji CV yang beralamatkan di Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari yang disampaikan ke keluarga almarhum Sudiono, pengendara yang tewas akibat material proyek drainase, ternyata palsu!.
Asmat, adik kandung almarhum Sudiono mengatakan, pihak keluarga kecewa dan terluka karena janji palsu yang dilontasrkan CV Ananda Putera. Pihak CV yang semula menyampaikan mau datang ke rumah duka, hingga Senin (5/6/2017) tidak juga datang. Sebab itu juga pihak keluarga korban akan melaporkan CV Ananda Putera ke kepolisian.
“Pihak keluarga merasa kecewa lantaran pihak CV yang semula mau datang kerumah korban untuk mengucapkan belasungkawa sampai kini tidak terbukti,” ucap Asmat, yang juga tokoh masyarakat Benculuk, saat ditemui JurnalNews, dirumahnya.

Sementara Kepala Desa Benculuk Isa Idris turut kecewa atas sikap CV Ananda Putera sebagai pelaksana proyek drainase tersebut. Orang nomor satu di Desa Benculuk, itu ikut mendukung langkah keluarga korban untuk melaporkan semua pihak yang dianggap bertanggung jawab atas meninggalnya Sudiono ke kepolisian.
“Harusnya pihak CV datang ke rumah korban, paling tidak ya ikut mendoakan, berbelasungkawa,” sesalnya.
Diberitakan sebelumnya, tumpukan material proyek drainase di jalan raya Pedotan Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, mencelakai dua orang pengendara motor yang berboncengan. Satu pengendara yang diketahui bernama Sudiono, bahkan harus meregang nyawa. Sedangkan Nur Holidin, korban lainnya sempat pingsan lama sebelum akhirnya siuman. (Ron/Jn)





Komentar