Ribuan Hektar Tanah Aset Pemkab Banyuwangi Belum Bersertifikat

Ribuan Hektar Tanah Aset Pemkab Banyuwangi Belum Bersertifikat
ilustrasi. (internet)
Spread the love

Banyuwangi-Ribuan hektar tanah dan bangunan milik Pemkab Banyuwangi, masih banyak yang belum bersertifikat hingga saat ini. Tercatat ada lebih dari 3000 aset tanah dan bangunan yang belum bersertifikat dan 500 aset sudah bersertifikat. Sedangkan 103 tanah aset Pemkab Banyuwangi, tengah dalam proses penyelesaian sertifikat.

Menyikapi hal itu Komisi 1 DPRD Banyuwangi mendesak kepada Pemkab Banyuwangi agar segera  membentuk tim untuk menuntaskan penyelesaikan sertifikasi aset daerah. Agar aset daerah yang ada bisa dimanfaatkan untuk menambah pendapatan daerah.

“Jika aset daerah yang sudah bersertifikat, akan mudah penguasaan dan pengelolaannya. Sehingga aset daerah yang ada  bisa menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah,” kata Anggota Komisi 1 DPRD Banyuwangi, Ali Mustofa, Kamis (10/8/2017).

Disamping itu, lanjut politisi Partai Nasdem asal Muncar, ini bertujuan agar aset tanah milik daerah yang tersebar di 25 kecamatan di Banyuwangi memiliki kejelasan hak dan peruntukannya. Karena dikhawatirkan, aset daerah yang belum bersertifikat tidak diketahui batasan luasannya secarta pasti.

“Sehingga dikuasai oleh orang lain untuk kepentingan pribadi.,” tegasnya.

Ali menambahkan untuk memudahkan proses percepatan pembuatan sertifikat aset milik daerah dia menyarankan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPAKD) perlu membentuk tim. Tim itu sendiri harus melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Tim harus melibatkan BPN,” pungkasnya.

DPRD Banyuwangi sendiri saat ini tengah menyusun Raperda inisiatif dewan tentang pengelolaan barang milik daerah. Raperda itu nantinya juga akan menjadi payung hukum dalam melakukan inventarisasi ulang dan pendataan nilai barang milik daerah. Karena data yang ada baik yang disewakan atau dibuat usaha, dinilai masih belum valid. (Fir/JN)

Tags:
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan