Di Banyuwangi Bisnis Janur Ilegal Bisa Didenda Rp 50 juta

Di Banyuwangi Bisnis Janur Ilegal Bisa Didenda Rp 50 juta
Ilustrasi. (internet)
Spread the love

Banyuwangi-Tim pengawas tanaman kelapa dalam waktu dekat akan segera dibentuk. Tim itu terdiri dari terdiri dari petugas di tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Nantinya tim akan bertugas mengawasi tanaman kelapa di wilayahnya, termasuk untuk menghindari terjadinya pencurian janur.

Pembentukan tim pengawas tanaman kelapa itu tertuang dalam rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perlindungan tanaman kelapa yang saat ini tengah di bahas DPRD Banyuwangi.

Ketua pansus Raperda perlindungan tanaman kelapa Siti Macrochatin Nikmah menuturkan, pansus telah menuntaskan pembahasan materi Raperda dengan eksekutif. Hasil pembahasan Raperda yang merupakan revisis Perda Nomor 5 tahun 1996 tersebut, akan ditambahkan pasal baru tentang pembentukan tim pengawas.

“Tim terdiri dari petugas gabungan yang berasal desa atau kelurahan, dari kecamatan dan petugas dari kabupaten yang terdiri dinas pertanian dan satpol Pp selaku penegak Perda,” katanya, Selasa (22/8/2017).

Tim pengawas  akan memonitor tentang jumlah tanaman kelapa di masing-masing desa serta mengantisipasi terjadinya pencurian janur yang belakangan ini marak untuk dijual ke pulau Bali. Penjualan janur, tegasnya, harus dilakukan seizin pemilik tanaman kelapa, serta menyertakan rekomendasi dari kepala desa setempat.

“Sanki bagi penjual janur ilegal dan pencuri janur bisa dikenai sanksi kurungan penjara maksimal 6 bulan atau denda Rp 50 juta. Sanksi tersebut mengacu pada Undang-undang Nomor 12 tahun 2011 tentang pembentukan perundang undangan,” tambahnya.

Penyusunan Raperda tentang perlindungan tanaman kelapa ini berujuan untuk melindungi ekosistem tanaman kelapa di Banyuwangi yang saat ini produktifitasnya menurun. Karena kelapa yang diambil janurnya, akan menyebabkan kerusakan yang berimbas pada penurunan produktifitasnya.

“Selama ini marak terjadi pencurian janur di sejumlah kebun di Banyuwangi akibat rendahnya sanksi bagi pencuri dan penjual janur illegal,” pungkasnya.(fir/JN)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan