Bulog Banyuwangi Gelar Pasar Murah Ditengah Kenaikan Harga Sembako

Bulog Banyuwangi Gelar Pasar Murah Ditengah Kenaikan Harga Sembako
Ilustrasi beras. (internet)
Spread the love
Banyuwangi-Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) 5 Banyuwangi menggelar pasar murah dan stabilisasi harga pangan pokok. Hal ini mengantisipasi meningkatnya sejumlah harga yang biasa timbul saat menjelang Idul Adha.
Bahan pokok yang dipicu mengalami kenaikan itu antara lain beras, gula, minyak, tepung terigu dan bawang putih. Untuk menekan harga itu, Bulog menyediakan beberapa komoditi tersebut dengan harga di bawah harga pasar.
“Ini menunjukkan eksistensi Bulog dalam penyediaan bahan pangan, khususnya pangan pokok ada beras ditambah dengan gula, kemudian minyak dan tepung terigu dengan harga tidak lebih dari harga yang ditetapkan oleh Pemerintah atau HET,” jelas Wakil Kepala Bulog Sub Divre 5 Banyuwangi, R Isha Wiyono, saat membuka pasar murah di Pasar Banyuwangi, Jum’at (25/8/2017).
Harga beras misalnya, di pasar murah ini dijual Rp 24 ribu per 2,5 kilogram atau Rp 48 ribu untuk ukuran 5 kilogram. Minyak goreng mulai harga Rp 10 ribu ukuran 900 mililiter dan Rp 21 ribu untuk 1800 mililiter. Sedangkan harga gula di pasar ini Rp 12 ribu.
“Beras itu jenisnya ada dua ada beras kita hijau dan Bintang Mas, sedangkan minyak ada tiga jenis, ada minyak lavenia, minyak sinai dan family. Bulog juga menyediakan komoditi bawang putih dengan harga Rp 22500 dan tepung terigu Rp 7500 perkilogram,” jelasnya.
Selain pasar murah ini, Bulog juga melakukan stabilisasi harga bahan pokok dengan memaksimalkan Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di seluruh Banyuwangi. Bulog juga menggandeng Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di beberapa desa di Bumi Blambangan ini.
“Rumah Pangan Kita sudah mencapai 250 gerai yang terus kita maksimalkan kita juga bekerjasama dengan Bumdes di desa-desa. Jadi kegiatan ini menyeluruh di wilayah Banyuwangi jadwalnya hingga menjelang Idul Adha nanti dan kita akan terus lakukan melihat kondisi pasar,” terangnya.
Khusus untuk RPK, kata Isha, saat ini telah melampaui target yang ditetapkan Bulog. Karena, capaian itu telah menembus di angka 80 persen.
“Untuk RPK kita akan terus kembangkan dan akan menambah, kendalanya kita masih kurang sosialisasi kedepan kita akan maksimalkan itu agar mencapai target,” ungkap Isha.
Selain itu, Bulog juga memaksimalkan sejumlah tempat penyimpanan/gudang beras dengan membuka stand pasar. Di antaranya, di gudang Bulog Genteng, Wonosobo – Srono, Lemahbang – Rogojampi, Ketapang – Kalipuro dan Kantor Bulog Sub Divre 5 Banyuwangi di Sukowidi, Kalipuro.
“Stok kita masih mencukupi untuk kebutuhan pangan di Banyuwangi dan kami siap memenuhi atau membeli untuk mencukupi stok jika diperlukan,” ujarnya.
Pada kegiatan ini, Bulog juga menggandeng kerjasama dengan Kodim 0825, Polres dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan Banyuwangi. (Ito/JN)
Tags:
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan