oleh

Duel Berdarah Kakek Vs Pencuri di Cluring, Ini Ceritanya?

Cluring – Soewandi asal Dusun Simbar 1, Desa Tampo, Kecamatan Cluring terbilang sungguh luar biasa. Kakek berusia 72 tahun itu, berhasil melawan pencuri yang hendak masuk ke rumahnya.

Ceritanya, kala itu Kamis (19/10/2017) sekira Pukul 23.00 WIB, Ia bersama sang istri Sumiati tidur di kamarnya. Akan tetapi, ketenangan malam itu terusik lantaran terdengar suara berisik di depan pintu.

Sesaat berselang, suara itu semakin membuat mereka khawatir. Soewandi pun bergegas menghampiri asal suara tersebut.

“Saya kepikiran mau ada tamu ketika saya mau buka pintu ternyata orang tersebut yang duluan dan langsung mengancam saya, Awas diam saja dari pada mati,” cerita Soewandi, Jum’at (20/10/2017).

Tak sekedar mengancam, ternyata di tangan pria misterius itu tergenggam alat tajam berupa tatah kayu yang disodorkan ke tubuh kakek renta itu. Diduga alat tersebut juga untuk membuka paksa pintu rumah kakek.

Meski demikian, hal itu tak membuat kakek itu gentar. Gertakan suara paksa dari tamu tak diundang itupun tak diindahkan Soewandi.

“Saya langsung rebut tatah itu sekuat tenaga walau dia sempat pukuli kepala dan muka tetap saya tidak lepaskan,” ucap kakek sambil terbata-bata.

Petugas menunjukkan bekas gawang pintu rumah Soewandi yang disongkel pencuri.
Petugas menunjukkan bekas gawang pintu rumah Soewandi yang disongkel pencuri.

Dalam cerita itu dikisahkan, aksi perebutan tatah itu berlangsung cukup sengit. Hingga sang kakek berteriak meminta bantuan sang istri yang masih di dalam kamar. Namun lantaran takut, Mbah Sumiati pun memutuskan tak beranjak dari kamarnya.

“Lepaskan tanganku, aku mau lari kata pelaku, tidak akan saya lepaskan,”

“Suasana malam itu gelap karena lampu sudah dimatikan. Tapi kemudian orang ini mampu melepaskan diri menuju arah selatan,” kata Soewandi menceritakan suasana duel malam itu.

Suasana mencekam itupun berkahir. Soewandi lantas menyalakan lampu di dalam rumahnya itu. Kaget setelah tahu ternyata terdapat ceceran darah segar di lantai rumahnya. Padahal, tak sejengkal tubuhnya yang mengalami luka.

“Paling dia yang terluka, soalnya saya tidak apa-apa,” ujarnya.

Lantas kejadian berdarah ini dilaporkan ke Polisi Sektor Cluring. Tak lama berselang, petugas mendatangi rumah untuk melakukan pemeriksaan dan pengumpulan data keterangan.

“Saat ini kami masih memburu pelaku yang identitasnya sudah kami kantongi,” jelas Kanit Reskrim Polsek Cluring, Ipda Hariyanto. (ron/ito)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *