GAMBIRAN – Semenjak bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur pada tahun 2011 yang lalu, Pengelola unit penggilingan padi kelompok Gapoktan Sae Makmur, Dusun Ringinrejo, RT. 3 RW. 4, Desa Wringinrejo, kecamatan Gambiran, kabupaten Banyuwangi ini masih berjalan dengan lancar Jumat (17/11/2017).
“Pada saat itu, Gapoktan Sae Makmur mendapat bantuan anggaran dana pada tahun 2011 dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 120 Juta tersebut, untuk program cadangan pangan ini dikelola dengan baik yang ada di Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran,”Kata ketua Pengelola penggilingan padi, Mujiono.
Mujiono selaku pengelola penggilingan padi Kelompok Gapoktan Sae Makmur, menerangkan anggaran dana tersebut digunakan untuk membeli gabah ke petani pada setiap musim panen raya yang berada di Desa Wringinrejo saja.
Saat musim panen raya telah membeli gabah kepada petani sebanyak 20 Ton gabah yang kualitasnya dan kuantitasnya sangat bagus dan nanti hasil pembelian 20 ton gabah ini untuk setok persiapan cadang pangan, ketika disaat musim kemarau panjang, oleh sebab itu, persiapan 20 ton gabah untuk disimpan digudang penggilingan padi yang di kelola oleh gapoktan sae Makmur. Disamping itu kami juga mengelola beras yang berlabel gapoktan Sae Makmur.

“Sedangkan pengelolaan beras per bulan sebayak 5 ton beras, yang 3 ton beras lebel gapotan sae Makmur dan yang 2 Ton tidak lebel gapoktan sari makmur, “terang Mujiono.
“Dan nanti hasil penggilingan beras kami pasarkan ke Toko-toko yang sudah berlanggan, jadi bantuan dana dari pemerintah tetap berjalan dengan lancar dan tetap eksis pengeloaannya sampek sekarang ini, disamping itu Gapoktan Sae Makmur setiap bulan sekali mengadakan rapat kerja dan musyawarah kepada anggota kelompok tani yang berjumlah 23 anggota se Desa wringinrejo, kecamatan Gambiran.”paparnya.
Tambah Mujiono lagi, “Kalau ada hasil selama pengelolaan penggilingan padi, dari pengurus Gapoktan saeMakmur, setiap tahun sekali pasti membantu masyarakat yang kurang mampu dan anak-anak yatim piatu. Bantuan tersebut berupa sembakau gula, minyak dan beras.”Ujar Mujiono. (din).


Komentar