CLURING – Bedah rumah didusun krajan desa tampo rt 03 rw 04 dikerjakan oleh warga dengan bergotong rotong, sekitar 70 orang tanpa pamrih guyup memperbaiki rumah ibu Sutrik (56) yang statusnya janda. Senin (15/01/2018)
Rumah gedek yang sebelumnya tidak layak rapuh karena usia, kini diperbaiki dengan cara dirobohkan dan dibangun kembali oleh masyarakat.
Dana untuk memperbaiki dari dana desa sebesar 5 juta serta dibantu oleh kelompok masyarakat 2 juta, juga banyak masyarakat dusun sini yang mau membantu seperti kayu dan bahan bahan lain,” jelas kepala dusun krajan Anwar.
Sementara warga yang ikut gotong royong secara bergantian tidak berhenti jadi tukang dan jadi kuli selayaknya pekerja bangunan.
Masyarakat disini dalam kegiatan sosial selalu gotong royong, tidak hanya bedah rumah ini saja dalam hal lain juga ia,” kata Agus Samir warga sekitar.
Kita segera selesaikan pembangunan ini, lebih cepat lebih bagus, karena cuaca sering tiba tiba hujan,” tambah Agus Samir.
Cerita tentang ibu Sutrik sebelum rumahnya diperbaiki, jika malam turun hujan apalagi disertai angin, ibu Sutrik selalu numpang tidur dirumah tetangganya karena takut rumahnya roboh.
Rumah yang ditempati ibu Sutrik semi permanen yaitu bawah tembok dan atasnya gedek, kayu kayu rumah tersebut sudah banyak yang lapuk dimakan usia hingga pemerintah Desa Tampo memutuskan untuk dibenahi dan masuk program Bedah Rumah.(rony).


Komentar