CLURING – Embung “Penahan Air” yang baru selesai beberapa bulan lalu itu ambrol. Bangunan tersebut dikerjakan oleh CV.Hera Joyo Banyuwangi, bangunan itu dikerjakan tahun 2018 dengan nilai anggaran sebesar Rp. 187.038.000. Rabo (27/06/2018).
Lokasi ambrolnya embung itu didusun Tempursari desa Sembulung kecamatan Cluring, kejadian itu disesalkan oleh ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA).
Jumangin ketua HIPPA menyayangkan, bangunan yang baru selesai beberapa bulan lalu sudah ambrol dan rusak.
“saya sudah menduga kalau bangunan itu tidak akan tahan lama, sebelumnya ada laporan para petani jika matrial yang dipakai diduga pasir leboh,” jelasnya.
Bangunan embung itu pada saat pengerjaan dikeluhkan para petani, juga didatangi oleh petugas dari Dinas Pengairan karena diduga memakai pasir leboh dan takaran semen yang tidak sesuai.
Seharusnya pembangunan embung sungai cokol diperkuat cara mengerjakanya agar bisa tahan lama. sedangkan pembangunan itu masih umur 3 bulan sudah ambrol.” Ujar Jumangin kepada Jurnalnews.com.
Eko pihak CV saat dikonfirmasi lewat ponsel menjelaskan,” Yo ndak apa-apa, yang penting kita bertanggung jawab dan segera dibetulkan karena selain masih perawatan juga tidak ada kesengajaan mas.” Kata Eko. (Din).


Komentar