oleh

De Djawatan Populer Di Dunia Nyata dan Maya

BANYUWANGI – Wisata alam pohon Trembesi, yang dulunya kawasan tempat penimbunan kayu (TPK) milik Perhutani, kini dibuka menjadi tempat wisata bernama De Djawatan. Senin (26/11/2018).

Lokasi itu bertempat di Desa Benculuk Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. KPH Banyuwangi Selatan.

Dengan luas area 4.8 hektar, lokasi tersebut ditanami pohon jenis trembesi sebanyak kurang lebih 200 pohon dengan ukuran yang luar biasa besarnya.

Konon pohon Trembesi itu ditanam sejak era bangsa Belanda bermukim dibumi Blambangan. Pohon Trembesi itu berumur berkisar 200 tahun.

Seperti yang dijelaskan oleh pengelolaan jawatan Mus Mulyadi,” pohon ini usianya berkisar 200 tahun,” ujarnya.

Wisata De Djawatan mulai dibuka sampai saat ini memang disukai pengunjung, lebih lebih dari muda mudi ia suka berselfi jika datang ke Djawatan.

“pengunjung kebanyakan berselfi jika datang kesini,” tambah Mus Mulyadi salah satu staf pengelola wisata Djawatan.

Sementara itu salah satu pengunjung merasa betah jika berada di hutan tengah kota. Mereka yang datang kebanyakan berselfi dan bersantai karena dibawa pohon yang ukurannya begitu besar udaranya terasa segar.

“Saya betah jika kesini, selain berselfi udara disini sangat segar,” kata Dewi salah satu pengunjung.

Di lokasi Djawatan selain pengunjung berselfi juga banyak yang mengambil gambar untuk Prewed. De Djawatan terkenal didunia nyata dan maya. (Rony)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *