oleh

Ketua JRKBB Terharu Sampai Meneteskan Air Mata Di Acara Ulang Tahun Ke – 15

BANYUWANGI – Jaringan Radio Komunitas Budaya Blambangan (JRKBB) berulang tahun yang ke – 15. Sejak berdirinya JRKBB sampai sekarang mereka terlihat kompak walau sudah 15 tahun. Minggu (19/01/2020).

Acara tersebut dihadiri semua anggota JRKBB mereka juga mengundang Sutrisno Edy (pelopor perdamaian & Pembina Tagana) serta Novian Dharma Saputra dari (Komunitas SIBAT mitra PMI Banyuwangi) dan aktivis Pewarta PT Tampo Mas Grup yang menaungi lensabanyuwangi.com, jurnalnews.com serta majalah Keboundha.

Kesederhana dan kekeluargaan begitu nampak saat dimulai sampai acara berakhir. Acara tersebut digelar di radio Komunitas Budaya Citra FM, di jalan Parijatah nomor 10 Truko Karangsari Desa Sempu Kecamatan Sempu. Banyuwangi.

Acara tasakuran dalam rangka memperingati hari ulang tahun itu nampak merubah suwasan disaat ketua Joko Sutrisno memberi sambutan, dirinya tak terasa meneteskan air mata.

“Kita sudah merupakan satu keluarga, Saya ingin kita tetap jaga tali silaturahmi dan kekompakan demi tercapainya cita-cita JRKBB, ” ucapnya sambil usap air matanya.

Selaku tuan rumah, Joko Sutrisno menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota JRKBB serta kepada seluruh yang telah hadir. Dengan penuh rasa haru.

Pak Tris sapaan akrab, juga menceritakan suka dan duka selama 15 tahun bergabung bersama JRKBB.

Senada dengan Dewan Presidium, Ketua JRKBB Banyuwangi, Irji Nasrullah dari Valantri FM Muncar juga berharap agar seluruh anggota selalu menjaga silaturahmi dan tetap solid dengan ragam tantangan di komunitas dan urus perizinan di era milenea. 

Sementara itu, Aguk Wahyu Nuryadi, Korwil JRKI Jatim mengucapkan selamat ulang tahun kepada JRKBB Banyuwangi. Bung Aguk, panggilan akrabnya, yang juga merupakan salah satu pendiri JRKBB 15 tahun lalu di Gedung Juang ’45 Banyuwangi.

“Harapan saya kepada pengurus dan anggota JRKBB agar meneruskan cita-cita perjuangan JRKBB, “harap Bung Aguk yang juga Ketua LSM Komunitas Gotong Royong ’45.

Jaringan Radio Komunitas Budaya Blambangan (JRKBB) berdiri pada tanggal 17 Januari 2005, saat itu diawali dengan yel-yel “Sekali Mengudara Tetap Merdeka”.

Usai diadakannya talkshow dengan nara sumber Sutrisno Edi dari Tagana Dinsos Kab. Banyuwangi dengan tema “Sinergitas Radio Komunitas dalam menghadapi Bencana” ada tindak lanjut kru radio bisa turut jadi relawan dan dapat akses info resmi akurat tentang bencana alam dan sosial.

Acara ditutup dengan pembacaan do’a oleh Ustadz Abu Khoir pendamping komunitas mantan TKW Mpu Rahayu dilanjutkan potong tumpeng nasi kuning.(Abe/Rny/JN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *