Warga Emosi, Seorang Dicurigai Sebagai Pencuri Lalu Dipukuli Hingga Babak Belur

Warga Emosi, Seorang Dicurigai Sebagai Pencuri Lalu Dipukuli Hingga Babak Belur
Foto: cat vidio, dilokasi kejadian seorang diduga pencuri dihakimi massa.
Spread the love

BANYUWANGI – Salah satu warga Kenjeran – Surabaya dipukuli massa hingga dahinya bocor serta pelupuk matanya bengkak lantaran diduga pencuri oleh warga. Kejadian itu pada hari selasa (28/04) pukul 19.30 wib. Rabo (29/04/2020).

Kejadian tersebut berada di Simpang tiga jalan jurusan sawahan di Dusun Rejosari Rt 05 Rw 2 Desa Benculuk Kecamatan Cluring. Banyuwangi.

Menurut keterangan salah satu warga  kejadian itu bermula adanya warga curiga dengan salah satu orang tak dikenal berlalu lalang disekitaran rumah penduduk.

Pada akhirnya, warga bertanya kepada korban. Saat ditanya korban tidak menjawab malah bergegas pergi, membuat warga semakin geram. Lalu korban didatangi lagi saat duduk diposko penanganan Covid – 19 area persawahan Dusun Rejosari.

“saat ditanya alamat rumah jawab korban selalu berbeda beda, dari situ warga geram lalu secara bersamaan memukulnya beramai – ramai.” Kata warga yang tidak mau disebut namanya kepada wartawan.

Sementara itu, keterangan Kapolsek Cluring AKP Bejo Madrias membenarkan, bahwa ada seorang yang dipukuli massa karena dicurigai oleh warga ia pencuri.

“saya mendapat laporan dari warga ada seorang yang di massa lalu kita bergegas untuk mengamankan korban.” Terangnya.

Korban adalah Syaiful Komari (45) Dusun Donorejo Wetan Rt 02 Rw 03 Desa Siwokerto Kecamatan Kenjeran Surabaya.

Masih keterangan Kapolsek, bersumber dari keterangan Kepala Dusun Rejosari Ali Maksum. Dirinya mendapat laporan warga bahwa ada orang yang mencurigakan lalu diamankan warga.

Setelah diamankan dan dibawa ke Posko Covid – 19 yang lokasinya berdekatan dengan rumah Ali Maksum. Lalu oleh Ali Maksum korban diberi makan dan ditanya asal usul dan tujuannya, tiba – tiba warga datang semakin banyak dan terjadilah pengroyokan oleh massa.

Ali Maksum sempat melerai dan mengamankan korban, namun korban tetap saja bonyok karena dipukuli massa. Takut terjadi hal yang tidak di inginkan, karena massa bertambah banyak akhirnya Ali menelpon ke Polsek.

Kapolsek Cluring menyayangkan atas kejadian tersebut, tidak seharusnya warga main hakim sendiri apalagi belum tentu kebenaranya jika korban itu pencuri.

“kami sangat menyayangkan akibat ulah warga main hakim sendiri, jika belum ada bukti korban mencuri kami berharap jangan mengambil tindakan main hakim sendiri.” Tegas Kapolsek Cluring AKP Bejo Madrias. (Rny//JN).

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan