oleh

Untuk Pertama Kalinya Cupang Lereng Gumitir Gelar Kontes di Kalibaru

Ratusan ikan cupang dari berbagai jenis meramaikan Lereng Gumitir Betta Fish Show & Contest 2021 yang digelar di aula kantor desa Kalibaruwetan, Sabtu-Minggu (27-28/03/2021). Kontes yang dimotori oleh komunitas Cupang Lereng Gumitir Kalibaru ini diikuti oleh peserta dari daerah dalam dan luar kabupaten Banyuwangi serta menggunakan penilaian Standart Nasional Indonesia.

Dalam kontes kecantikan ikan dengan bahasa latin Betta sp. yang baru pertama kali digelar di kecamatan Kalibaru ada dua kelas yang diperlombakan yaitu SNI dan pemula, dengan beberapa kategori, Crowntail, Halfmoon, Plakat, Baby CT, Baby HM, Baby Plakat, Giant Open dan Female Open. Panitia kontes mendatangkan tiga juri yaitu Bojes Ngalam Betta (Malang), Fandi Ahmad (Surabaya) dan Tegar (Banyuwangi).
Tulus Edi Prilianto sebagai ketua panitia mengatakan kontes ini sebagai kegiatan yang positif kaum milenial dan wadah untuk menyalurkan hobi para pecinta cupang. Namun dirinya juga menghimbau kepada peserta dan penonton wajib mematuhi protokol kesehatan.

IMG-20210328-WA0015

Selain itu, lanjut Tulus dengan adanya kontes ini tentunya akan mendorong penghobi khususnya pembudi daya cupang untuk terus berusaha meningkatkan kualitas ikan sehingga secara otomatis akan meningkatkan nilai jual.

“Apalagi kalau cupang tersebut menang kontes, pastinya akan lebih mahal, ” ujarnya.

Tulus bersama teman-temannya di komunitas Cupang Lereng Gumitir berencana setelah kontes ini, setiap minggunya akan mengadakan kopdar. Diacara itu nantinya selain sebagai ajang bersilaturahmi pecinta cupang juga akan memberikan edukasi dan tempat sharing bagaimana menghasilkan ikan yang baik.

“Harapan kami kegiatan ini akan memicu semangat peternak cupang khususnya pemuda untuk terus berusaha menghasilkan cupang yang baik dan memiliki nilai jual tinggi sehingga bisa mendongkrak ekonomi dimasa pandemi, ” pungkasnya

Sementara itu, Bojes Ngalam Betta salah satu juri mengapresiasi kontes ini. Menurutnya secara umum kontes berjalan sukses. Ini dilihat dari antusias peserta. Selain itu, pada kontes keccantikan ikan cupang ini, banyak peserta pemula. Ini menunjukkan semakin banyak orang, khususnya dari kalangan milenial. Ketika ditanya tentang penilaian, Bojes mengatakan secara umum penilaian dilihat dari kerapian, warna dan perform ikan. Dirinya berharap, untuk kedepan Cupang Lereng Gumitir bisa mengadakan kontes yang lebih besar. (Abe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *