Bertempat di serambi masjid Al Hilal Sobo, Minggu 18 April 2021 pukul 08.45 -11.17, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Banyuwangi menggelar kajian UMKM. Ibu Hj Retno Herlina selaku ketua IWAPI Banyuwangi dalam sambutannya menyampaikan sengaja mengundanghadirkan ukm dan umkm yang belum tersentuh atau didampingi oleh pemerintah.
Retno menyampaikan alasan bahwa selayaknya dalam masa pandemi ini utamanya bagaimana berbagi tugas dalam menyambung perekonomian rakyat.
Diantaranya bagaimana memberdayakan ukm dan umkm yang ada di sekeliling kita.
“Utamanya meningkatkan kompetensi pelaku usaha sehingga produk mereka semakin berkualitas dan kemasan tetap perhatikan keindahan, ” ungkapnya sembari kenalkan koleganya Bu Mela yang sinergi dengan asosiasi batik dan aktif di AKRAB serta berharap ada diantara yang hadir mau menjadi pengurus Ranting IWAPI di 25 Kecamatan.

Selanjutnya hadir pula dalam acara tersebut perwakilan dari divisi ekonomi kreatif Gotong Royong ’45 (GR’45) yakni ibu Oktada yang menyampaikan pula, bagaimana memberdayakan PKL dan UMKM di sekitar kita dengan memanfaatkan produk mereka sebagai bagian dari kebutuhan kita sehari hari.
Sehingga semangat gotong royong membangun bangsa melalui umkm dan ukm berdaya bisa terwujud nyata.”
Pemateri utama yakni Mentor UMKM perwakilan KAJI INDONESIA Yeti Chotimah menyampaikan empat materi pokok. Pertama bagaimana mengetahui dan menganalisa usaha masing masing dalam kategori UKM, UMK atau UMKM.
Karena hal ini berkaitan dengan bilamana ada pendataan dari pemerintah daerah, pengajuan kredit di bank serta pembayaran pajak. Karena syarat dan ketentuan yang berbeda dari ke tiganya.
Materi kedua yakni pengembangan usaha kreatif di masa pandemi serta pentingnya berjejaring. Materi yang tidak kalah menariknya yakni tentang keamanan cyber yang merupakan materi baru sekaligus membuka wacana bagi pelaku umkm bagaimana cara mengamankan aset yang mereka miliki. Materi terakhir yakni selayang pandang profesionalisme produk dan sertifikasi produk.
Menurut Yeti yang juga sebagai Ketua Bidang Hubungan Korporasi ICSB Kabupaten Banyuwangi, keempatnya merupakan materi dasar yang wajib dimiliki oleh pelaku usaha. Karena dengan menguasai ke empat materi tersebut, usaha bisa lebih berkembang dalam situasi apapun.
Harapan dari Ketua IWAPI pelaku usaha hendaknya mampu, mau dan bisa bersinergi dengan segala kapasitas maksimum yang dimiliki. Agar berdaya bersama dan berjaya bersama.(Yeti Ch)


Komentar