oleh

PASAR BLAMBANGAN BANYUWANGI SEPI PEMBELI

Spread the love

Pasar Blambangan Banyuwangi sepi Pembeli dampak Wabah Corona, Pedagang Pasar Blambangan Banyuwangi-Jatim banyak yang mengeluh. Pedagang subuh yang biasanya berdagang sampai jam 09.00 Wib, banyak yang pilih bertahan sampai siang hari.

Sepinya pembeli di Pasar Blambangan di ungkap kan oleh sejumlah pedagang. “Sepi kaya gini sudah terasa di awal awal dari wabah Covid. 19 melanda negri ini. Banyak nya aturan yang diterapkan Pemerintah berdampak semakin parah, ditambah lagi situasi pas bulan puasa yang lalu, kita sebagai pedagang tambah sempoyongan. Padahal biasa nya di bulan itu puncak puncak nya pedagang untuk mencari keuntungan. Saat pandemi COVID-19 ini yang sudah berlangsung sekitar 2 (dua) tahunan, menjadikan kita semua tidak ada pemasukan, “kata Pak Asikin pedagang Nanas di Pasar Blambangan, Kamis (24/06/2021).

IMG-20210624-WA0004

Menurut penuturan Ernawati pedagang Ayam potong “Sebelum ada Covid-19 pasar ini selalu ramai dikunjungi oleh pembeli dari Kecamatan Kalipuro, Kecamatan Giri, Kecamatan Glagah dan yang datang dari Kecamatan Kota sendiri,  namun saat merebaknya wabah Covid-19, kita para pedagang merasakan ada dampak penurunan yang sangat drastis, apalagi ditambah pandemi COVID-19 yang berlangsung sampai saat ini,” katanya.

Sujatmico salah satu pedagang Bakpao karakter, juga mengeluh akibat dari pandemi Covid-19 ini. Ia biasanya bisa berjualan sampai 100 kue Bakpao tiap harinya, tapi saat ini lebih parah karena tiap hari hanya laku antara 20 sampai 30 kue saja.

“Saya sudah berusaha melakukan jualan online dan berjualan di pinggir jalan, namun tak kunjung ada peningkatan, malah terus merugi. Akibatnya dia tidak dapat mencukupi kebutuhan rumah tangga nyai, ” ujarnya.

Kami sebagai pedagang berharap adanya perhatian dari Pemerintah Daerah untuk ikut memikirkan nasib para pedagang yang terdampak langsung dari pandemi Covid-19 ini.
(Hariyanto)