oleh

Buku Kisah Inspiratif Anak Desa Dibaca oleh Murid-Murid MI

Diakhir jam Pelajaran, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tarbiyatus Shibyan yang ada di desa Jelun Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi-Jatim yang dikomandani oleh ibu Intisyaroh mengajak siswanya untuk mendengarkan kisah inspiratif seorang anak desa yang kembali ke desanya setelah sukses menjadi seorang ahli IT Kamis legi (07/10/2021).

IMG-20211007-WA0038

Akhmad Sayuri selaku inspirator sekaligus sebagai guru agama dan umum mengisahkan seorang anak desa yang kembali ke desanya setelah sukses dan menjadi seorang IT guna membantu membangun kampung halamannya.

Dengan berbekal sebuah buku yang berjudul “KEMBAKI KE DESA” ia lalu berkisah tentang isi dari buku yang ia dapat pada saat ikut acara Bedah Buku “Kembali ke desa” beberapa minggu yang lalu.

Tugas guru sangat muliya karena selain mendidik juga mengajar siswanya agar kelak menjadi insan yang bermanfaat bagi nusa dan bangsanya. Dalam dunia pendidikan, peran seorang guru sangat penting karena guru itu tidak hanya dituntut memiliki kemampuan mentransformasikan pengetahuan tetapi juga diharapkan mampu menginspirasi anak didiknya agar mereka dapat mengembangkan potensi diri dan memiliki akhlak yang baik.

IMG-20211007-WA0010

Akhmad Sayuri adalah seorang guru inspiratif, ia sangat terbuka dan selalu membuka wawasan bagi muridnya maupun dirinya sendiri. inspiratif juga membuka wawasan baru bagi muridnya dan secara sungguh-sungguh dan selalu memfasilitasi kesuksesan siswanya dalam belajar. Akhmad Sayuri telah Menunjuk kan keterbukaan dalam perencanaan mengajar dan kegiatan belajar mengajar (KBM), ia juga
Menjadikan materi pelajaran berguna bagi kehidupan nyata siswa. Akhmad Sayuri juga selalu menunjukkan perilaku demokratis dan tenggang rasa kepada semua siswa dan
memandang siswa sebagai patner dalam Kegiatan Belajar Mengajar. Dengan begitu ia bisa mengaplikasikan cara mengajar yang tidak membosankan dan membuat ia disenangi oleh siswanya.

Akhmad Sayuri tidak hanya mengejar penyelesaian kurikulum, tapi juga harus bisa mengajak muridnya untuk kreatif, ia total dan ikhlas dalam menjalankan amanah sebagai seorang pendidik. (Hariyanto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *