BANYUWANGI- Aksi pencurian yang terekam kamera pengawas yang sempat viral di media sosial, menimpa toko sembako milik Indah Krisna (33), di jalan Kawi no. 32, dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, pada Senin (18/10) saat toko tersebut baru dibuka.
Menurut pengakuan penjaga toko yang bernama Riska Darman (20), kejadian terjadi sekira pukul 13.30 WIB atau selang 30 menit saat dirinya baru membuka toko. Saat pelaku merangsek masuk ke toko dirinya sedang berada di lantai 2 untuk mengambil jemuran.
“ Saat mau turun dari lantai 2, saya lihat di layar monitor ruang tamu yang tersambung ke 3 CCTV di dalam toko, ada orang mengenakan helm berada di meja kasir,’’ beber Riska kepada wartawan, Rabu (20/10/2021)
Sontak hal itu membuat Riska kemudian berlari untuk mengejar si pelaku yang diketahui telah membawa kabur sejumlah uang dan satu unit ponsel yang ditaruh di dalam laci meja toko.
“ Pelaku sempat berusaha untuk kabur, namun saya beranikan diri untuk melawannya dengan tetap memegang tanggan pelaku,’’ ungkap Riska sembari menunjukkan rekaman CCTV saat kejadian berlangsung.
Pelaku yang panik, kemudian berusaha untuk melepaskan diri dari genggaman Riska dan mencoba keluar dari toko dengan menunggangi sepeda motor matik miliknya. Namun apes bagi pelaku, korban dengan berani mendorongnya hingga terjatuh dari motor.
“ Saya dorong pelaku hingga terjatuh, dan ada 4 orang tetangga yang membantu karena mendengar teriakan saya,’’ tegasnya.
Dari video rekaman yang ditunjukkan, terlihat pelaku sempat dihadiahi sepakan serta bogem mentah dari tetangga sebelah toko hingga membuatnya tersungkur.
Pelaku yang menurut kesaksian korban memiliki ciri-ciri rambut ikal, berperawakan tinggi dan berumur sekitar 50 tahun tersebut sempat diamankan warga.
Namun karena pelaku berdalih bahwa dirinya berniat untuk belanja dan rekaman CCTV yang menjadi bukti belum bisa dibuka lantaran pemilik sedang tidak berada di toko, akhirnya pelaku pun dibebaskan oleh warga.
Padahal dari pengakuan Riska sendiri pelaku sudah membawa uang Rp 120 ribu serta ponsel miliknya meskipun akhirnya dikembalikan olehnya.
“ Warga merasa kasian kepada pelaku lantaran sudah berumur, selain itu uang serta ponsel yang diambil langsung dikembalikan kepada saya, sehingga tidak jadi dibawa ke kantor polisi,” pungkasnya.
Reporter: Eko Purwanto
Editor : J. subhan


Komentar