oleh

( Plt ) Direktur RSUD Genteng, Rudi : ‘Nambah’ Dua Poli, Paliatif dan Urologi

BANYUWANGI – Pagi itu, Kamis, 21 Oktober 2021, aktifitas Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut telah pulih, normal dan menggeliat lagi usai negeri ini ‘dihajar’ pandemi Coronavirus sepanjang dua tahun belakangan ini.

Hal tersebut seperti yang dipaparkan dr.Rudi Hartawan, ( Plt ) Direktur RSUD Genteng, ketika bincang – bincang dengan media daring ini di ruang kerjanya.

Papar Rudi, bahwa rumah sakit yang kini didirekturinya tersebut telah kembali melakukan aktivitas rutin sejalan dengan telah landainya pandemi Coronavirus tersebut.

Meski begitu, lanjut Rudi bahwa pihaknya tetap patuh aturan protkes yang selama masa pandemi dilakukannya.

“Ketika pasien terpapar Covid – 19 berangsur reda, kini telah tergantikan melimpahnya pasien umum yang harus dilayani,” terang Rudi.

IMG-20211022-WA0021

Dalam soal lain, masih lanjutnya, bahwa sejalan dengan tuntutan perkembangan zaman sekaligus tuntutan ‘kesejahteraan’ dan utamanya tuntutan kualitas layanan kesehatan terhadap masyarakat. Akhirnya pihak RSUD Genteng telah berekvansi dengan penambahan dua buah poli, yakni urologi dan poli paliatif.

“Sekitar tiga bulan lalu, kami menambah dua poli. Yaitu urologi dan paliatif,” jelasnya.

Ucap Rudi, bahwa urologi adalah cabang ilmu kesehatan yang mendalami aspek medis dan aperatif, yakni kelainan pada saluran kemih dan genital pada lelaki serta wanita.

Sedangkan paliatif, lanjut Rudi, semacam model pendekatan dengan meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga ketika menghadapi penyakit yang mengancam jiwa. Juga sebuah upaya pencegahan agar meringankan penderitaan pasien.

“Paliatif itu upaya identifikasi dini seperti rasa nyeri yang terkaji secara komprehensif. Baik fisik, psikososial, maupun spiritual,”ungkap Rudi.

Rudi juga memaparkan jika dua poli yang sudah disiapkan oleh pihaknya itu berawal dari serapan atau suatu bentuk aspirasi publik dari masyarakat Banyuwangi dan masyarakat kecamatan Genteng khususnya .

“Lalu, dengan kesiapan pihak Rumah Sakit Daerah Genteng ini, Kami menganggap bahwa ini adalah salah satu solusi masyarakat Banyuwangi supaya tidak jauh – jauh membawa keluarganya khususnya bagi penderita genital di poli urologi, “pungkas orang nomor satu di RSUD Genteng itu mengakhiri.(Ilham S)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *