BANYUWANGI – Kru kapal, Hardianta Karo Karo (32) mualim 1 melihat kapal mengalami kemiringan saat melintas diperairan Sapudi kabupaten Sumeneb, Jawa Timur. Diduga kapal mengalami kebocoran dilambung bagaian kiri.
“Saya melihat kapal miring ke kiri namun tidak parah, lalu kita arahkan ke tempat aman, itu semua petunjuk kantor untuk menuju teluk Pangpang Muncar.” Ucapnya.
Menurutnya,” kapal tongkang ini baru pertama kita pakai, kita ambil dari galangan kapal. Ini baru saja selesai dari perbaiki.” Terangnya.
Kemiringan kapal bersumber dari satu tabung pelampung yang bocor, namun sampai saat ini belom diketahui letak kebocoran kapal. Dalam kapal tongkang Gold Trans 308 terdapat 8 tabung (menhol).
Teknisi kapal sudah didatangkan tapi sampai saat ini belum diketahui kebocoran kapal.
“Kita sudah datangkan teknisi, dia sudah selami tapi belom diketahui asal kebocoran, sehingga mereka hanya bisa membuka tutup tabung pelampung (menhol) untuk dikuras air yang sudah masuk.” Kata Hardianta saat menjelaskan kepada Jurnalnews.com.
Kejadian tersebut pada hari Kamis (28/10) pukul 08.00 wib, akhirnya kapal tongkang tersebut ditarik oleh kapal Takbut yang membawanya ke perairan teluk Pangpang Muncar pada hari Selasa (02/11) pukul 12.00 wib.
Kapal yang membawa batu bara seberat 7500 MT itu milik perusahaan PT.Trans Power Marine. Membawa kru sebanyak 10 orang semua dengan kondisi selamat. (Ry//JN).


Komentar