oleh

Bagi-bagi Nasi Community Kitchen Bali

Usia muda dan kemapanan tidaklah menjadikan semua orang lupa untuk berbagi dengan sesama.  Sekelompok anak muda yang tinggal di Bali, mereka terdiri dari beberapa ragam suku bangsa mempelopori gerakan “Ragam Foundation”. Dari suku katanya saja sudah jelas darimana mereka berasal, ada Nick, Wayan, Yudha Boby, Putra, Nurul, Joshua yang setiap hari memasak di dapur tempat kerja mereka yang berada persis di barat Lapas Krobokan Kuta. Tepatnya di Banjar Mertasari Krobokan Kuta. Sebuah restoran yang cukup bersih dan minimalis berstandar ISO, dilengkapi peralatan masak ala hotel berbintang cukup bersih dan juga 100% halal (diliput dan dilihat sendiri oleh penulis).

Meskipun menu sederhana, cukup sebungkus nasi putih, toping sayur campur sehat, dan tempe bumbu kecap manis, namun menu sederhana ini mampu memberikan manfaat bagi yang membutuhkannya. Sistim kerja dimulai jam 07.00-11.00 WITA, dimulai dari membersihkan beras, sayur, tempe memasak, dan prepare membungkusnya. Semua proses dikerjakan profesional dan hygienis.

WhatsApp Image 2021-11-24 at 22.41.56 (1)

Tiap hari 500 bungkus disiapkan tepat waktu,disalurkan ketempat para pemulung/TPA Suwung, Jimbaran, Ubud, Denpasar, Gianyar, Tabanan. Siapa saja boleh mengambil dan minta jatah nasi dengan cara mendaftar lebih dulu/koordinasi pada sang manager Nick yang telah menjalankan program Bagi-bagi nasi Community Kitchen ini selama 6 bulan. Sebelumnya Ragam Foundation yang telah kurang lebih 3 tahun bergerak membantu masyarakat antara lain, sembako, air bersih, sayuran, buku-buku, boneka, baju-baju, juga bantuan lainnya.

Dibantu semua rekan kerjanya yang peduli sosial, Nick mengatakan siapapun bisa bergabung mendonasikan, fikiran, waktu, tenaga, juga hal bermanfaat lainnya untuk diberikan pada yang membutuhkan.

“Silahkan siapa pun bisa bergabung  mendonasikan, fikiran, waktu, tenaga, juga hal bermanfaat lainnya untuk diberikan pada yang membutuhkan, “ujar Nick.

Setiap hari senin-Jumat sebanyak 500 bungkus nasi disiapkan bagi siapa saja yang membutuhkan bisa ambil ditempat atau menghubungi petugas yang biasa membagikan nasi dibeberapa tempat.

WhatsApp Image 2021-11-24 at 22.42.24

Para pekerja sosial yang memang telah memberikan tenaganya untuk menyiapkan nasi bungkus dan juga beragam makanan halal yang disiapkan dari donasi para donatur untuk mereka yang memerlukan, ini telah terlatih dalam hal kedisiplinan kerja.
Rata-rata mereka ini eks kitchen dari hotel berbintang di Bali, tetapi ada juga yang tdk punya pengalaman sama sekali cukup membantu dibagian bungkus dan potong sayuran/tempe.

Ada yang bertanya menunya tempe, sayur, dan nasi kenapa? Jawabannya cukup tepat, sudah mencukupi unsur gizi yang dibutuhkan kesehatan. Juga tidak ada rasa was-was bagi yang menerimanya karena tidak ada unsur hewaninya. Semoga Ragam Foundation, dengan gerakan Bagi- Bagi Nasi Community Kithcen tidak berhenti cukup dimasa pandemi saja. Tebaran berkahnya sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan,ucapan terimakasih dari mereka yang tiap hari menerima nasi bungkus disampaikan tiada henti terus mengalir dari penjuru Bali, sisi barat, timur, tengah, utara dan selatan.

Dari dapur Krobokan, dan TKP seputar batuan, celuk, singapadu, Lot tunduh, Ubud, Rabu, 24-11-2021
( Ambarwati Soenarko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *