oleh

Si Jago Merah Melalap Rumah Warga di Kalibarukulon

Kamis (16/12/2021) pada pukul 23.30 Wib hampir tengah malam warga Dsn. Krajan kampung Sidomulyo Rt 01 RW 04 KalibaruKulon di kejutkan oleh teriakan salah satu warga, yang minta tolong karena mengetahui rumah mertuanya terbakar.

Sontak saja  wargapun berdatangan untuk memberikan pertolongan sebisa mungkin.  Dengan sigap warga pun berupaya mengambil air ke tetangga kanan kiri kemudian melemparkanya kedalam kobaran api dengan menggunakan timba besar kecil ada juga yang langsung menyemprotkan air menggunakan selang serta ada pula yang menggunakan bambu dengan ukuran cukup panjang untuk mendorong dinding dinding kayu yang sudah terbakar agar jatuh kedalam bangunan supaya lidah api tidak menjalar kesisi bangunan lainya.setelah berupaya sedemikian rupa akhirnya kobaran api pun sedikit berkurang dan Sijago merah pun berhasil di padamkan pada pukul 24.30 Wib.

IMG-20211217-WA0030

Saksi mata sebut saja M (50) yang merupakan mantu dari Togimin (65)pemilik rumah yang terbakar.
mengatakan bahwa kobaran api terlihat semakin membesar dari pojok kiri bangunan rumah setelah terjadi suara ledakan yang di sinyalir dari televisi yang terbakar ujarnya.

“Jek engko tepaken mekloar koceng pas ngabes kaberek mak tengale romanah pak ketonon, “ujarnya.

“Biasanah pak ruah mun nyabek sesa’an yeh neng gir dinak mungkin ruah segebeyen apoi jhen santak poleh imbuhnya (dalam logat maduranya) sambil nunjuk sisi pojok kiri bangunan.
Tidak ada korban jiwa dalam tragedi tersebut karena memang sdr Togimin yang menempati rumah dengan ukuran 4X8 di atas tanah Puskesmas Kalibarukulon ini tinggal seorang diri serta pada saat kejadian sang pemilik rumah sedang ngepam di Kantor Desa KalibaruKulon Selaku Linmas.

Namun dalam insiden kebakaran malam tadi perabot dan barang barang lainya ludes terbakar, dikarenakan memang tidak memungkin kan bagi warga untuk menyelamatkan barang yang ada dalam rumah korban dengan kondisi Api yang sudah besar.

Dugaan terjadinya penyebab kebakaran adalah konsleting listrik.untuk kerugian di perkirakan 100 juta ujar Kades setempat, yang juga hadir di lokasi bersama perangkat desa lainya serta team BWI 24 jam.

Kades pun menambahkan bahwasanya pihak desa akan membantu meringankan beban Pak Togimin karena memang layak di bantu, namun jelasnya bantuan dari desa tersebut nantinya berbentuk material bangunan serta berharap warga sekitar nantinya juga ikut bergotong royong untuk membantu p.gimin agar tempat tinggal nya bisa kembali di tempati.paparnya kepada awak media.
Bamb’s JN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *