BANYUWANGI- JURNAL NEWS, Suasana semarak saat acara pembukaan, “Pameran Karya Seni dan Kreativitas Siswa – Siswi Kelas 1X SMPN 1 Genteng” Kecamatan Genteng, Senin ( 21/02/22 ).
Acara pameran mahakarya siswa siswi kelas IX tersebut di buka langsung oleh kepala sekolah SMPN 1 Genteng, Bapak Moh Sodik, S.Pd. Pameran yang sudah menjadi agenda tahunan ini sempat terhenti selama dua tahun karena pandemi covid 19, dan tahun ini resmi di buka kembali.
Saat bertemu dengan media ini wakil kepala sekolah divisi kesiswaan Ibu Elok mengatakan, “Agenda tahunan ini menjadi ajang adu bakat kreativitas siswa siswi kami, dalam meng -ekspresikan apa yang menjadi bakat dan minatnya dan bisa tercurahkan pada dunia seni, yang nantinya menjadi kebanggaan sekolah ini.”

Pameran seni ini di gelar dua hari berturut – turut, dan di hadiri oleh Kadispendik Banyuwangi, Bapak Suratno, S.Pd MM, Forpimka Genteng Camat Genteng Bapak Satriyo, S.Sos MM, dewan guru dan komite sekolah SMPN 1 Genteng. Salah satu pengurus komite Bapak Eko Priyono, SE, “Pameran seperti ini bisa menggali potensi yang di miliki setiap siswa, untuk menambah prestasi di sekolah, yang nantinya bisa membawa nama baik sekolah di bidang non akademik, ” Paparnya.
Pameran seni ini di ikuti oleh sembilan kelas, dan tiap kelas mengusung tema masing – masing. Pameran yang di laksanakan di tiap ruangan tersebut tetap menggunakan prokes yang sudah di tetapkan pihak sekolah.
Ibu Elok selaku Wakasek kesiswaan mengawal media ini untuk melihat satu persatu peserta pameran dari 9 kelas tersebut. Setiap kelas menunjukkan ciri khasnya masing – masing, goresan tangan siswa siswi yang merupakan ekspresi jiwa milenialnya semua tercurah dan tertata rapi di kanvas seninya.

Penataan tempat dan karya seninya, yang begitu pas dan sesuai dengan tema membuat lukisan menjadi hidup dan ber-estetika.
Bermacam – macam ornament sebagai media untuk mewujudkan arti tema yang di usungnya yaitu mulai jarit batik warna warni, pelepah pisang, kentang, bambu, kertas, papan dan lampu warna warni tertata rapi di tiap ruangan.
Kalau di bilang pameran ini bisa termasuk mahakarya yang sangat luar biasa yang di lakukan siswa siswi sekelas sekolah menengah yang pernah ada. Karena acara ini sangat menguras pikiran dan tenaga. Sukses selalu “Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi.” ( KA )


Komentar