oleh

Kades Bantah Jika LPMD Desa Tampo Mundur Tanpa Kejelasan

BANYUWANGI – Warga mengatas namakan Rakyat Banyuwangi Peduli (RBP) mengelar demo didepan kantor Kecamatan Cluring pada mereka menuntut Gedung pada Senin 21 Februari 2022. Rabo (23/02/2022).

Dalam orasi itu tersela suara lantang menyebut LPMD Desa Tampo mundur tanpa kejelasan, Hal itu rupanya memunculkan respon tersendiri dari Kepala Desa Tampo.

Kepala Desa Tampo, Dr. Hasyim Ashari membantah jika LPMD mundur tanpa kejelasan. Menurutnya, anggota LPMD yang mengundurkan diri tidak semua hanya 3 orang dan semua mempunyai alasan yang cukup beralasan.

” Anggota LPMD kita hanya 3 yang mundur dan itu pun cukup beralasan. Pertama dari unsur perempuan karena merasa wanita sendiri sehingga beliau mundur. Kedua dari sisi umur yang sudah tua, yang ketiga merasa karena sudah terlalu lama menjadi anggota LPMD sehingga mereka memutuskan mundur dan itu pun bersurat pada kami.” ungkap Hasyim.

Dalam waktu dekat, kata Hasyim,” kami akan melakukan pendekatan pada mereka, kami meminta agar terus tergabung di LPMD,” kata Hasyim kepada wartawan.

Pendekatan kepala desa kepada anggota LPMD yang mengundurkan diri akan dilakukan, jika tidak membuahkan hasil pihak pemerintah desa akan mencari penggantinya untuk mengisi kekosongan anggota LPMD.

Sementara, Muhamad yang akrap dipanggil Mamat, Korlap aksi demo menganggap komentar kepala desa Tampo alasan yang klasik.

” Sebelum kades menjelaskan alasan tiga anggota LPMD mundur itu kami sudah mendengarnya, jadi kami anggap itu alasan yang klasik,” terangnya.

Mamat menambahkan,” tapi ingat dibalik itu semua ada hal besar yang kami ketahui alasan mundurnya anggota LPMD itu, namun bukan sekarang kita ungkap pada Publik, tunggu saja nanti info selanjutnya.” tutur Mamat pria yang suaranya lantang menyuarakan tentang BPNT, TKD dan SRG pada demo di depan kantor kecamatan Cluring. (RNY//JN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *